Dijelaskannya, dalam rakor itu banyak juga isu lain mengemuka untuk dibahas. “Kehadiran Apkasi bisa menjadi wadah menyuarakan aspirasi dan harapan daerah,” tandasnya.
Keberadaan Apkasi ini, lanjutnya, harus bisa dimaksimalkan sebagai wadah buat memperjuangkan aspirasi terkait seluruh permasalah yang terjadi di daerah.
“Banyak permasalahan mengemuka dan saat ini kita inventarisir. Nanti setelahnya kita serahkan kepada pemangku kepentingan untuk bisa diselesaikan,” tukasnya.

Diakuinya, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki peran strategis nantinya sebagai daerah penyangga IKN Baru. “Sumber daya alam yang dimiliki Tanbu sangat melimpah. Dari sektor pertanian, perikanan, perkebunan hingga pariwisata. Ini modal besar sebagai penyangga,” terangnya.
Sehingga, sambungnya, Bumi Bersujud yang sedang gencar menjalankan visi misi menuju Serambi Madinah akan berbenah dalam rangka mendukung IKN. “Kita berbenah agar siap menjadi salah satu wilayah penyangga IKN di sejumlah sektor,” pungkasnya.
Apkasi sendiri merupakan wadah bagi pemerintah kabupaten, yang memiliki tugas-tugas penting untuk meningkatkan peran otonomi daerah.
Kemudian sebagai mitra strategis antar pemerintah pusat, kabupaten maupun lembaga lain dalam rangka memperjuangkan kepentingan dan aspirasi daerah. [hk]
