Odol Masih Lolos Jembatan Timbang, BPTD Wilayah XV Kalsel : Kekurangan Personil

Tanah Bumbu, lenterabanua.com – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Provinsi Kalimantan Selatan menggelar sosialisasi terkait pencegahan dan penegakkan hukum Perda Nomor 3 Tahun 2012 dan kebijakan zero over dimensi dan over loading (ODOL) tahun 2023.

Sosialisasi dilaksanakan di Gedung Mahligai Bersujud Kapet Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (17/2/2022). Dihadiri perwakilan Polda Kalsel, Dishub Provinsi, Polres Tanah Bumbu, Dishub Tanbu dan Tanah Laut serta Organda dan Apkindo maupun pelaku usaha yang menggunakan angkutan barang.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini sekaligus penyampaian surat edaran bersama terkait pengaturan angkutan yang melintas di ruas jalan KP Asam-Asam, Kintap, Sungai Cuka, Sebamban masuk wilayah Kabupaten Tanah Laut dan Tanah Bumbu.

Sosialisasi dibuka Asisten II Setdakab Tanah Bumbu Rahmat Prapto Udoyo.

Menurut Kasi Sarana dan Prasarana BPTD wilayah XV Kalimantan Selatan Freddy Tampubolon, saat ini pihaknya mulai bersinergi dengan mitra kerja.

“Misalnya seperti sosialisasi Perda 3/2012 ini menindaklanjuti kegiatan sebelumnya yang difasilitasi Dishub Tanah Bumbu,” tegasnya.

Yakni terkait Perda Gubernur Kalsel Nomor 3 Tahun 2012. Pihaknya sudah membackup perda ini secara maksimal karena sejalan dengan penerapan ‘Zero Odol 2023.”

Dia meminta dukungan media untuk masif publikasi kegiatan odol yang ada seluruh wilayah Kalsel. Agar dapat diatasi melalui kerjasama seluruh stakholder.

“Kata kuncinya adalah cun kebersamaan dalam melakukan penegakan dalam konsep tersebut, dan saat ini kami menuju kesana,” paparnya.

Hasil akhir dalam sosialisasi tersebut, para pengusaha secara aklamasi setuju sesuai kesadarannya untuk menghentikan aksi Odol di jalan raya.

Terkait banyak lolosnya odol di jembatan timbang yang berada di wilayah perbatasan Tanah Bumbu Tanah Laut, Fredy sedikit berkilah. “Saat ini kami masih kekurangan personil yang memiliki sertifikasi di jembatan timbang.”

Karenanya, ia juga berharap peran serta Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Bumbu maupun Tanah Laut menitipkan personil bersertifikat.

“Tahun ini kami memdapatkan tambahan 4 personil dari pemerintah pusat untuk ditugaskan di jembatan timbang di Sungai Cuka perbatasan Tanah Bumbu dan Tanah Laut, agar lebih maksimal,” tukasnya.

Dijelaskannya, dalam 8 jam kerja membutuhkan 8 orang personil sehingga apabila dalam 24 jam idealnya 16 orang secara yang diaplus secara bergantian.

Menyikapi tawaran tersebut, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Bumbu, Ahmad Marlan siap menempatkan anak buahnya di Jembatan Timbang Sungai Cuka milik BPTD Wilayah XV Provinsi Kalimantan Selatan itu.

“Kami punya 2 petugas yang sudah memiliki sertifikasi,” pungkasnya. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *