Minggu, 22 Warga Tanbu Bertambah Terpapar Covid-19

Batulicin, lenterabanua.com-Masih tingginya angka terkonfirmasi positif di kabupaten Tanah Bumbu, membuat pemkab setempat terus melakukan upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat. Diantaranya dengan menggelar operasi yustisi secara masif. Namun dari razia kepatuhan terhadap protokol kesehatan itu, masih banyak warga yang terjaring tak melaksanakan perbup nomor 28 tahun 2020.

Regulasi tentang panduan tatanan baru masyarakat yang produktif dan aman Corona virus di wilayah Tanah Bumbu. Bahkan bupati Sudian Noor kerap langsung terjun ke lapangan turut dalam operasi yustisi. Dengan harapan mampu menekan angka penularan covid-19.

Meski demikian, bukan berarti penyebaran virus asal Wuhan, China ini bisa dihentikan, karena angka terkonfirmasi positif masih terus bertambah. Seperti tercatat Minggu, (10/1/2021) hingga pukul 14.00 WITA, sesuai rilis Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, ada 22 warga terpapar Covid-19. Sehingga total kasus terkonfirmasi di Bumi Bersujud menjadi 1.218 orang.

“Dari 22 kasus baru, 10 diantaranya warga kecamatan Simpang Empat. Sementara sisanya 8 orang asal Kusan Hilir, 3 di Batulicin dan satu domisili Karang Bintang,” ucap Ardiansyah, Humas Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (10/1/2021) sore di Batulicin, mengutip data Dinkes. Ia menyebutkan semua terkonfirmasi positif dikarantina secara mandiri.

Menyikapi perkembangan penyebaran Covid-19 di Tanah Bumbu, ia berharap, seluruh masyarakat agar turut berperan aktif dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas keseharian. Sehingga mampu membantu pemerintah dalam menekan angka dan meminimalisir kasus terkonfirmasi positif.

“Diantaranya dengan menerapkan 3 M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, seperti yang selalu digaungkan pak Bupati Sudian Noor,” harapnya.

Sementara dari data Dinkes Tanbu, selain penambahan kasus terkonfirmasi positif, Minggu (10/1/2021) juga dirilis jumlah pasien sembuh dari Covid-19, yakni sebanyak 15 orang. Yakni terbanyak dari kecamatan Kusan Hulu 6 pasien, Angsana 4 orang, Satui dan Simpang Empat masing-masing 2, dan 1 asal Kusan Hilir.

“Sedang daftar suspec terdeteksi dini hari ini ada 3 orang. Mereka asal Sungai Loban, Angsana dan Kusan Hulu,” pungkas Ardian.

Penulis Alhakim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *