Mesjid ini kerap disinggahi warga yang melakukan perjalanan. Seperti rest area bagi pengendara dan pengemudi yang melintas.
“Nyaris setiap hari mesjid Al-Azhar ini disinggahi para musafir yang sedang melakukan perjalanan dari Batulicin menuju Kandangan atau banua enam maupun sebaliknya,” tambahnya.

Tak sekedar sebagai lokasi peristirahatan melepas penat, tapi juga yang lainnya. Termasuk buang air atau buang hajat.
“Tapi tempat ini belum lengkap fasilitas dan sarana prasarana. Toilet dan kamar mandi yang ada tidak refresentatif,” bebernya.
Pantauan dilokasi, halaman mesjid juga belum rapi dan bagus. Masyarakat setempat berharap kepada pemerintah daerah bisa memberikan bantuan agar bisa segera dibenahi.
