Tanah Bumbu PPKM Level 3, Bupati Komitmen Lanjutkan Upaya Sebelumnya

Tanah Bumbu, lenterabanua.com – Berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 41 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1, Kabupaten Tanah Bumbu turun level. Yakni dari 4 menjadi 3.

Dalam surat yang juga mengatur mengoptimalkan posko penanganan corona virus disease 2019 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19, sangat jelas Bumi Bersujud keluar dari status ‘darurat corona‘.

Bacaan Lainnya

Hal ini dibenarkan Bupati dr Zairullah Azhar, saat diwawancara awak media. Ia mengatakan komitmen pemda terus menekan angka penyebaran Covid-19, mengatakan, akan terus melaksanakan upaya seperti sebelumnya, sehingga mampu menurunkan level PPKM sampai menjadi normal.

“Kita akan terus melakukan apa yang sudah kita melaksanakan selama ini. Seperti edukasi, sosialisasi, dan penyuluhan ke semua wilayah hingga ke desa-desa,” ujarnya didampingi Sekda H Ambo Sakka, usai mengikuti kegiatan di Aula Mahligai Bersujud Kapet, Simpang Empat, Rabu (8/9/2021).

Dilanjutkan Zairullah, penerapan PPKM akan diperkuat disemua lini, kemudian berusaha melaksanakan vaksinasi massal berkelanjutan.

Bupati Tanah Bumbu dr Zairullah Azhar didampingi Sekda H Ambo Sakka.

“Kemudian juga kita terus berkoordinasi dengan pihak Kodim, Polres dan perusahaan agar sama-sama bergerak,” lanjutnya seraya mengakui usaha yang dilakukan selama ini sangat efektif.

Senada diungkapkan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tanah Bumbu, Ardiansyah, Rabu (8/9/2022) di Batulicin.

“Benar, Tanah Bumbu turun levelnya dari sebelumnya 4 bersama 5 kabupaten lainnya di Kalsel, kini sudah masuk status level 3,” ucapnya.

Dijelaskannya, melandainya kasus Covid-19 di Bumi Bersujud, ditandai dengan menurunnya kasus terkonfirmasi positif. Selain itu kian banyaknya tingkat kesembuhan telah menjadi salah satu faktor kabupaten ini masuk kategori level 3.

Terkait penanganan Covid-19 ini, Bupati Tanah Bumbu dr Zairullah Azhar, kata Ardiansyah dalam berbagai kesempatan terus menghimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan 5M.

“Yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” jelasnya. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *