Simulasi Evakuasi Korban Tenggelam Bagi Relawan Baladewa

  • Bagikan

Tanah Bumbu, lenterabanua.comSimulasi Evakuasi Korban Tenggelam Bagi Relawan Baladewa

SEORANG pria dievakuasi relawan Baladewa bersama petugas BPBD Tanah Bumbu dan Unit Siaga SAR Batulicin, Sabtu (26/11/2022) siang. Korban diselamatkan saat tenggelam di danau Mesjid Agung Nurussalam Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin.

Namun berkat reaksi cepat dan skill mumpuni Tim SAR Gabungan, nyawa korban berhasil diselamatkan. Proses penyelamatan dan evakuasi terhadap korban tenggelam berlangsung dramatis.

Pasalnya, keluarga korban mengamuk kepada relawan karena ingin sanak familinya segera diselamatkan. Beruntung emosi yang bersangkutan berhasil diredam. Sehingga mempercayakan evakuasi kepada tim.

Sementara dalam proses penyelamatan, tim menerjunkan belasan petugas dan relawan menggunakan 2 unit perahu karet. Aksi heroik tim gabungan saat proses penyelamatan menjadi tontonan masyarakat yang kebetulan melintas di area tersebut.

Setelah berhasil diselamatkan, korban naikkan ke perahu untuk mendapatkan pertolongan pertama. Kemudian korban dievakuasi ke darat untuk diberikan perawatan medis lebih lanjut.

Aksi ini hanyalah sebuah simulasi pelatihan skill dan keterampilan bagi barisan relawan daerah rawan bencana (Baladewa) yang diluncurkan Kepala Pelaksana BPBD Tanah Bumbu, Sulhadi.

“Simulasi ini bagian dari pelatihan kemampuan relawan Baladewa. Sehingga saat terjadi peristiwa yang sebenarnya, mereka sudah bisa bertindak menolong sesuai prosedur,” ungkap Sulhadi.

Selain simulasi di air, lanjutnya, berikutnya juga akan digelar pelatihan tanggap bencana lainnya. “Seperti penanganan bencana banjir, longsor atau penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” sambungnya.

Disebutkan Sulhadi, dalam simulasi pihaknya menggandeng Unit Siaga SAR Batulicin sebagai instruktur. “Nanti saat simulasi karhutla kita libatkan Mandala Agni pihak Kehutanan bersama TNI Polri,” imbuhnya.

Sementara instruktur pelatihan, Kepala Unit Siaga SAR Batulicin, Deni Arizal menilai, seluruh relawan menyimak dan cepat menyerap materi yang diberikan.

“Baik saat teori maupun praktek disimulasi,” tegasnya.

Ia mengaku kehadiran relawan Baladewa sangat bermanfaat dan penting. Karena bisa menunjang dan membantu tugas instansi terkait dalam penanganan bencana.

BPBD Tanah Bumbu sendiri membuat terobosan dengan strategi kebijakan pemerintah dalam penanganan darurat bencana. Melalui sistem penanganan bencana terintegrasi (Simpati) Baladewa dengan tagline T-4.

Yakni Tanbu, Tangguh, Terampil, Trengginas. Kehadiran Baladewa yang dibekali skill dan keterampilan diharapkan mampu menjadi solusi minimnya petugas BPBD Tanah Bumbu. [hk]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *