Banjarmasin – Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda, M.Kes, berhasil meraih Terbaik I Nasional kategori Best Practice: Excellence in Healthcare Innovation & Impact pada Temu Nasional Akreditasi Rumah Sakit (TeNARS) IV Tahun 2026 LARS DHP yang dilaksanakan di Bali, 3–5 September 2026.
Capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap komitmen RSGM Gusti Hasan Aman dalam menghadirkan berbagai inovasi pelayanan kesehatan yang berorientasi pada peningkatan mutu serta memberikan dampak terhadap proses pelayanan pasien.
Dalam rangkaian Recognition Program TeNARS IV 2026, peserta yang masuk dalam Recognition Program Shortlist mengikuti tahapan Professional Showcase sebagai bagian dari proses penilaian akhir.
Pada tahapan tersebut, peserta mempresentasikan praktik unggulan dan inovasi pelayanan yang telah diterapkan di rumah sakit, termasuk proses pelaksanaan, capaian, serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pelayanan.
Melalui sesi Professional Showcase, peserta juga mendapatkan penilaian dan masukan dari tim kurator yang memiliki pengalaman dalam bidang mutu dan pelayanan rumah sakit.
Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus upaya mendorong rumah sakit untuk terus mengembangkan praktik pelayanan yang bermutu dan berkelanjutan.
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda, M.Kes, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran RSGM untuk terus mengembangkan pelayanan berbasis inovasi.
“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana berbagai inovasi yang kami kembangkan benar-benar memberikan manfaat bagi pasien. Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang efektif, efisien, terintegrasi, dan mudah dijangkau masyarakat,” ujar Mashuda saat ditemui di Banjarmasin, Jumat (18/9/2026).
Menurutnya, transformasi pelayanan melalui pemanfaatan teknologi menjadi salah satu bagian dari upaya RSGM Gusti Hasan Aman dalam meningkatkan kualitas layanan.
Pengembangan pendaftaran secara daring, layanan teledentistry, hingga penerapan rekam medik elektronik dilakukan untuk mendukung proses pelayanan yang lebih terintegrasi dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pasien.
“Kami ingin capaian ini tidak berhenti pada penghargaan. Setelah mendapatkan pengakuan di tingkat nasional, tantangannya adalah bagaimana menjaga keberlanjutan program, melakukan evaluasi, dan terus melihat kebutuhan masyarakat agar pelayanan kesehatan gigi dan mulut dapat semakin luas dan berkualitas,” katanya.
Mashuda menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kerja bersama seluruh jajaran RSGM Gusti Hasan Aman.
Menurutnya, pengembangan inovasi pelayanan merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur di rumah sakit, mulai dari tenaga kesehatan hingga unsur manajemen dan pendukung pelayanan.
“Ini bukan prestasi individu, melainkan prestasi seluruh keluarga besar RSGM Gusti Hasan Aman. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang terus berkomitmen menjaga mutu dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Ke depan, RSGM Gusti Hasan Aman berkomitmen menjadikan capaian tersebut sebagai momentum untuk semakin memperkuat budaya inovasi dan peningkatan mutu pelayanan.
Pengembangan layanan berbasis teknologi akan terus diarahkan untuk mendukung pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang semakin efektif, terintegrasi, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan.
Capaian pada TeNARS IV 2026 ini sekaligus menambah deretan prestasi RSGM Gusti Hasan Aman dalam pengembangan mutu pelayanan kesehatan.
Melalui inovasi yang berkelanjutan, rumah sakit terus berupaya menghadirkan pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dengan tetap mengutamakan kebutuhan dan keselamatan pasien. [dam|mc]















Leave a Reply