Legislator Provinsi Minta Tanah Bumbu Tuntaskan Vaksinasi Warga

Tanah Bumbu, lenterabanua.com – Selama penerapan PPKM level 4 di Kabupaten Tanah Bumbu masih berlangsung, Anggota Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi menegaskan agar program vaksinasi massal terus digencarkan.

“Mengingat penyebaran virus corona kian masif. Maka, pelaksanaan vaksinasi bagi warga diutamakan dan jangan dilonggarkan,” tegasnya, belum lama tadi saat kunjungan kerja ke DPRD Tanah Bumbu.

Bacaan Lainnya

Legislator yang akrab disapa Paman Yani ini meminta warga harus mendapatkan perlindungan atau proteksi lebih untuk tidak mudah tertular dari pandemi Covid-19.

“Kami harapkan seperti itu, sehingga warga tidak terlalu khawatir dengan penyebaran ini. Selain menerapkan prokes ketat, program vaksin inilah yang menjadi ikhtiar kita bersama,” paparnya.

Anggota Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, saat berkunjung ke DPRD Tanah Bumbu.

Paman Yani juga menegaskan lagi agar pihak penyelenggara vaksinasi dapat bekerja dengan maksimal.

“Seluruhnya sudah terjadwal dengan baik dan mendapatkan dosis yang sama sehingga masyarakat setidaknya mampu terhindar dari wabah tersebut,” tegasnya lagi.

Sementara Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu Agoes Rahmady mengatakan, hasil koordinasi dengan Forkopimda setempat lokasi penyekatan PPKM level 4 di Tanah Bumbu lebih dominan dilakukan penjagaannya di perbatasan.

“Posko penyekatan ada di pelabuhan, perbatasan Mantewe hingga Batu Amoar arah Kaltim. Kemudian Sungai Danau berbatasan dengan Tanah Laut,” ungkapnya.

Kegiatan vaksinasi massal bagi masyarakat Tanah Bumbu yang digelar Kejaksaan Negeri setempat.

Terkait program vaksinasi massal bagi warga Bumi Bersujud, dia mengatakan dipastikan berjalan sampai saat ini.

“Ada sekitar 1.000 dosis vaksin dan digelar di beberapa tempat di wilayah Tanbu dari berbagai instansi melaksanakan,” jelasnya.

Mengenai kasus lonjakan, ia bersama Tim Satgas Covid-19 Tanah Bumbu rencananya juga menyiapkan tempat penanganan bagi warga terpapar, apabila rumah sakit rujukan tidak dapat menampung lagi.

“Kami juga menambah beberapa ruangan isolasi khusus pasien positif. ada bangunan di Gunung Tinggi. Hal ini dilakukan apabila kasus penularan virus Corona mengalami kenaikan,” pungkasnya. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *