Menurut dia, tidak mudah jika PT PLN sendirian dalam membangun infrastruktur kelistrikan, terutama dengan keterbatasan akses transportasi.
“Tetapi, dengan bantuan masyarakat dan pemerintah daerah, upaya untuk mewujudkan rasio elektrifikasi 100 persen akan segera terwujud,” sebut dia, Rabu (17/1/2024).
Untuk menghadirkan listrik di dua Desa tersebut, PT PLN berencana membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) Desa Sungai dua Tajur.
“Panjangnya sekitar 4,25 kilometer sirkuit (kms),” terang dia.
Kemudian, lanjut dia, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1,6 kms. “Serta 2 gardu distribusi dengan kapasitas daya sebesar 100 kilo Volt Ampere (KVA),” lanjut dia.
Selain itu, untuk Jaringan Tegangan menengah (JTM) Desa Pulau Burung sepanjang 1,20 kms.
“Jaringan tegangan rendah (JTR) 2,70 kms, 1 gardu distribusi dengan kapasitas daya sebesar 100 Kilo Volt Amper,” jelas dia.
Saat ini, rasio elektrifikasi Kalimantan Selatan sampai dengan Desember 2023 meningkat menjadi 99,65 persen. [*]
















Leave a Reply