Mengabarkan tanpa Mengaburkan

Mini Soccer Gubernur Cup 2026, 52 Tim Berebut Juara

Banjarmasin – Gubernur Cup 2026 Mini Soccer Open Tournament resmi dimulai di Lapangan Minisoccer SKB Mulawarman, Banjarmasin, Kamis (27/8/2026). 

Turnamen yang berlangsung 27–30 Agustus 2026 ini diikuti 52 tim, terdiri dari 29 tim kategori SKPD dan 23 tim kategori umum.

Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan penalti oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin. 

Prosesi tersebut turut didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Pebriadin Hapiz, serta Ketua Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Kalimantan Selatan, H. Rahman, dan disaksikan sejumlah kepala SKPD Pemprov Kalsel.

Dalam sambutannya, Syarifuddin mengatakan turnamen tersebut menjadi ruang untuk mengembangkan bakat, keberanian, disiplin, serta semangat berkompetisi secara sehat.

Menurutnya, kemenangan memang menjadi salah satu tujuan dalam olahraga. Namun, nilai yang jauh lebih penting untuk ditanamkan adalah sportivitas, kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan sikap pantang menyerah.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="1" judul="Baca Juga : "]

“Sepak bola mengajarkan bahwa tidak ada seorang pemain yang dapat memenangkan pertandingan seorang diri. Setiap orang memiliki posisi dan peran masing-masing. Ketika semua mampu bekerja sama, saling percaya dan bergerak menuju tujuan yang sama, maka sebuah tim akan menjadi kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai tersebut juga relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam membangun Kalimantan Selatan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan masyarakat, dunia usaha, komunitas, organisasi olahraga, serta seluruh elemen masyarakat.

Kepada para pelatih, Syarifuddin berpesan agar tidak hanya mengembangkan kemampuan teknis pemain, tetapi juga membangun karakter, sportivitas, dan mental yang kuat.

Sementara kepada seluruh peserta, ia meminta agar bermain dengan penuh semangat, menunjukkan kemampuan terbaik, menghormati lawan, mematuhi keputusan wasit, serta menikmati setiap proses pertandingan.

“Kalah menang biasa, yang penting semuanya senang,” katanya.

Syarifuddin berharap kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat Kalsel semakin sehat, aktif dan produktif, sekaligus melahirkan generasi muda yang tangguh serta berprestasi.

“Semoga turnamen ini tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga melahirkan persahabatan, pengalaman serta kekompakan bagi seluruh peserta,” harapnya.

Sementara itu, Ketua KSMI Kalsel H. Rahman mengatakan penyelenggaraan Gubernur Cup 2026 kali ini lebih mengutamakan peserta dari Kalimantan Selatan. 

Hal tersebut berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya yang membuka kategori umum secara lebih luas sehingga diikuti tim dari luar daerah, termasuk Makassar dan Pulau Jawa.

“Kita utamakan Kalimantan Selatan untuk mencari bibit-bibit yang berbakat agar bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” jelasnya.

Dukungan terhadap pelaksanaan turnamen juga datang dari jajaran SKPD Pemprov Kalsel. Salah satunya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel yang turut ambil bagian dalam kategori SKPD.

Kepala DPMPTSP Kalsel, Endri, mengapresiasi fasilitasi Gubernur Kalsel terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, turnamen menjadi momentum memperkuat kekompakan antar-SKPD sekaligus membangun sportivitas.

“Kegiatan ini merupakan wujud dari kekompakan kita, SKPD se-Kalimantan Selatan. Kita lihat beberapa pertandingan sangat seru dan tetap sportif. Mudah-mudahan kebersamaan dan sportivitas ini bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Meski tim DPMPTSP harus mengakui keunggulan Dinas Kesehatan dalam pertandingan perdana, Endri menegaskan hasil tersebut bukan menjadi persoalan utama.

“Menang atau kalah tidak jadi masalah. Yang penting kita berpartisipasi aktif dan tentunya tetap berusaha maksimal untuk meraih kemenangan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi suasana pertandingan yang tetap kondusif meski cuaca Banjarmasin cukup panas. Menurutnya, panasnya cuaca tidak membuat tensi pertandingan menjadi panas.

“Walaupun cuaca panas, kita lihat permainannya tidak sepanas cuaca. Tetap menunjukkan sportivitas dan kebersamaan. Semangat ini yang akan terus kita pertahankan,” pungkasnya. [tgh|mc]

Advertisements

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *