Turun PPKM Level 2, Kabupaten Tanah Bumbu Siap Sambut Kedatangan RI 1

  • Bupati Tanah Bumbu dr Zairullah Azhar didampingi Sekretaris Daerah DR Ambo Sakka saat menggelar rakor bersama unsur Forkompinda setempat.

Tanah Bumbu, lenterabanua.com – Berkat usaha keras Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dengan menggandeng semua pihak dalam menekan dan meminimalisir penyebaran Corona Virus Diseas 2019 (Covid-19), akhirnya membuahkan hasil.

Melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, 2 dan 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan, pertanggal 18 Oktober 2919, Bumi Bersujud level 2.

Bacaan Lainnya

Dalam Instruksi yang ditandatangani Mendagri Muhammad Tito Karnavian itu, Kabupaten Tanah Bumbu berada dilevel 2 bersama Kota Banjarmasin dan Banjarbaru di Kalsel. Ketiga daerah ini sebelumnya sama-sama pernah merasakan pahitnya masuk kategori level 4.

“Alhamdulillah, atas perjuangan dan kerjasama semua pihak, kita akhirnya bisa turun ke level 2,” ucap Bupati Tanah Bumbu, dr Zairullah Azhar, Senin (18/10/2021) malam.

Zairullah optimis, dengan kerja keras dan daya upaya yang kian masif dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di Bumi Bersujud, pekan berikutnya Tanah Bumbu akan berstatus level 1.

“Semua langkah dan gerakan selama ini tetap kita jaga serta pertahankan. Sehingga di pekan-pekan selanjutnya melalui kerjasama semua pihak Kabupaten Tanah Bumbu bisa dilevel 1,” harapnya.

Kepada wartawan, Bupati menambahkan, upaya penanganan Covid-19 dan menurunkan status PPKM dari level 3 ke level 2 bahkan upaya ke level 1 terus dilakukan Pemerintah Daerah dengan didukung penuh masyarakat.

Hal itu dapat dilihat dari dilaksanakannya tracing, sosialisasi prokes dan program vaksinasi massal yang terus dilakukan pemerintah daerah bersama TNI-Polri, dan pihak swasta yang gencar dilakukan diseluruh wilayah di Bumi Bersujud.

“Vaksinasi massal masyarakat maupun pelajar terus dilakukan sampai saat ini,” sambungnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengapresiasi usaha dan kerja keras tenaga kesehatan yang terus melakukan penanganan covid-19 di Tanah Bumbu.

“Karena tenaga kesehatan inilah yang menjadi garda terdepan dalam membantu penanganan Covid-19 selama ini,” ungkapnya.

Disisi lain, Bupati juga mengingatkan meski pun Tanah Bumbu berada di level 2, tetapi disiplin dalam menerapkan prokes harus terus dilakukan oleh semua pihak.

Dengan status level 2, akan menjadi modal Tanah Bumbu untuk menyambut kehadiran Presiden RI, Joko Widodo yang akan melakukan kunjungan kerja di Bumi Bersujud, Kamis (21/10/2021) lusa.

Rencananya Joko Widodo dijadwalkan meresmikan pabrik biodiesel PT JAR di Desa Sungai Dua, Kecamatan Simpang Empat, Pukul 09.00 Wita.

“Hasil rapat bersama Sekretariat Negara, Presiden hampir dipastikan datang ke Tanah Bumbu,” tegas Sekretaris Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, DR Ambo Sakka, Senin (18/10/2021).

Dikatakan Ambo Sakka, rute kunjungan Presiden dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta akan landing di Bandara Internasional Syamsuddin Noor. Kemudian menggunakan helikopter langsung turun di pabrik biodiesel milik Jhonlin Group.

“Rencananya tidak mampir di Bandara Bersujud Batulicin,” terang Sekda.

Ia mengakui, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan penyambutan bersama unsur Forkompinda di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Peresmian pabrik agenda pertama Bapak Presiden. Baru dilanjutkan kegiatan di Banjarmasin. Pukul 09.00 Wita sudah disini,” pungkasnya. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *