Dijelaskannya, pihaknya secara bertahap mengimplementasikan penerapan sistem ini dimulai Juni mendatang. “Kami sudah menyiapkan realisasi dengan menambah piranti dan SDM,” imbuhnya.
Yakni menerjunkan 4 tenaga IT sebagai operator server client SIAK terpusat. Mereka dikirim mengikuti pelatihan dan bimtek.
“Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi operator serta verifikator SIAK Dinas Dukcapil dalam penggunaan aplikasi SIAK Terpusat,” bebernya.

Diakuinya, jumlah SDM yang disiapkan ada 4 orang. Namun jumlah itu belum ideal, sehingga pihaknya kedepan akan mengupayakan penambahan sebanyak 2 orang lagi.
“Sehingga diharapkan nantinya dalam penerapan migrasi SIAK Terpusat bisa lancar dan pelaksanaan pelayanannya maksimal, tanpa mengganggu pelayanan adminduk lainnya,” paparnya.
Ia menegaskan, penerapannya tetap dilaksanakan secara bertahap dan bagi masyarakat yang belum memiliki kemampuan dan sarana penunjang tetap diberikan pelayanan secara tatap muka.
















Leave a Reply