Terdampak, Seekor Pesut Mahakam Mati di Pantai Pagatan

Tanah Bumbu, lenterabanua.com – Masyarakat Pagatan kecamatan Kusan Hilir, kabupaten Tanah Bumbu menemukan seekor Pesut Mahakam terdampar di Siring Sungai Lembu, Kamis (5/8/2021) kemarin.

Ukuran pesut dengan panjang 215 cm dan tinggi 45 cm. Ukurannya cukup besar, namun sayangnya, ditemukan sudah dalam keadaan mati.

Bacaan Lainnya

Kemudian oleh nelayan dan perangkat desa setempat, berinisiatif untuk menguburkannya tak jauh dari lokasi terdampar, Jumat (6/8/2021) siang.

Kepala Desa Sungai Lembu, kecamatan Kusan Hilir, Dirhamsyah, membenarkan penemuan tersebut. Dan informasi penyuluh, Eko Prio Raharjo, pesutnya sudah dimakamkan sekitar 8 meter dari tempat ditemukan.

“Kondisi pesut sudah busuk, berbau, mulut dan anus mengeluarkan sesuatu. Kemudian sirip masih utuh dan lengkap, namun rusak dengan tulang patah dan keluar, mata masih ada lengkap namun juga agak rusak, sirip punggung msh ada, sirip ekor juga masih ada,” katanya.

Disebutkan, pesut ini ditemukan terdampar di Pantai Siring Pagatan Desa Sungai Lembu titik koordinat 03.676194 BT 115.898891 LS.

Sekadar diketahui, Pesut Mahakam adalah sejenis hewan mamalia yang sering disebut lumba-lumba air tawar yang berstatus terancam.

Dinamakan Pesut Mahakam karena banyak ditemukan di perairan Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Tetapi kalangan peneliti barat lebih mengenal hewan ini dengan nama Irrawaddy Dolphin.

Mamalia ini di Indonesia masuk status perlindungan, yakni Perlindungan Penuh (PP No. 07 Tahun 1999 jo. PERMEN LHK Nomor P.106/2018 – Appendiks I CITES. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *