Mengabarkan tanpa Mengaburkan

Sempat Terlantar, Pemudik asal Sulawesi Akhirnya Berlayar dari Batulicin

Setelah satu jam, 269 pemudik lebaran akhirnya berhasil dievakuasi ke KMP Awu-Awu dengan lancar.

Sebelumnya, pada Selasa (17/3/2026) dini hari, suasana di Pelabuhan ASDP Batulicin mendadak riuh.

Ratusan penumpang KMP Awu-Awu diturunkan paksa oleh petugas KSOP Kotabaru-Batulicin untuk meninggalkan lambung kapal.

Bukan tanpa sebab, 269 orang terbukti merupakan “penumpang gelap” atau tidak memiliki tiket resmi.

Proses evakuasi terpaksa melibatkan aparat kepolisian setempat lantaran 269 penumpang gelap menolak diusir.

Alasannya, para penumpang mengaku sudah membayar biaya keberangkatan. Bahkan, dengan harga lebih tinggi dari harga tiket resmi.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="1" judul="Baca Juga : "]

Tidak melalui loket resmi, namun melalui jalur “ilegal” yaitu jalur orang dalam atau oknum petugas KMP Awu-Awu.

Salah satu penumpang, Nawir, mengaku merasa ditipu. Nawir menyebut oknum berinisial N-N yang merupakan petugas KMP Awu-Awu.

Dia membeberkan, melalui N-N menyetor uang Rp400ribu perorang.

Akhirnya, bisa melewati petugas jaga pintu masuk KMP Awu-Awu tanpa hambatan meski tidak memiliki tiket resmi.

Namun, setelah 24 jam berada dalam kapal, petugas KSOP Kotabaru-Batulicin bersama aparat kepolisian “mengusir” penumpang tanpa tiket resmi dari lambung KMP Awu-Awu. [pri]

Advertisements

Laman: 1 2