Mengabarkan tanpa Mengaburkan

Satpol PP Balangan Belajar ke Tanbu Terkait Penertiban Warung Jablay

Tanah Bumbu – Dinas Satpol PP Kabupaten Balangan melakukan kunjungan kerja ke kantor Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Bumbu untuk mengkaji dan meniru berbagai inovasi kedinasan dari Bumi Bersujud, Selasa (30/6/2026) kemarin.

Kedatangan rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Balangan, Noor Aspariah, disambut hangat oleh Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Syaikul Ansyari, beserta jajaran di ruang rapat kantor setempat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas poin-poin krusial terkait penegakan peraturan daerah (perda).

Pembahasan utama berfokus pada strategi penertiban warung jablay, metode pendekatan humanis kepada para pelanggar perda, hingga pemaparan program-program inovasi yang telah sukses dijalankan oleh Satpol PP Tanah Bumbu.

Noor Aspariah menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat dan inspirasi yang diberikan oleh pihak tuan rumah.

Ia mengakui banyak hal baru yang didapatkan dari kunjungan kaji tiru ini, terutama mengenai pemenuhan standar pelayanan minimal, dampak penertiban, hingga inovasi pelayanan publik yang tidak biasa di bidang ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum).

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="1" judul="Baca Juga : "]

“Kunjungan kaji tiru ini, dalam hal terkait standar pelayanan minimal, dampak dari pada penerban, dan sharing inovasi sola Duta Praja milik Satpol Tanah Bumbu. Biasa orang di Dinas Pariwisata. Kami ini baru tahu ternyata di Satpol PP ada duta praja yang selalu ramah menyapa terkait tugas Trantibum,” kata Noor Aspariah.

Selain inovasi Duta Praja, rombongan dari Kabupaten Balangan juga mendapatkan penjelasan panjang lebar dari Syaikul Ansyari perihal taktik penertiban warung jablay di Tanah Bumbu yang dinilai sukses besar karena berjalan aman tanpa memicu konflik di lapangan.

Aspariah menegaskan bahwa pihaknya telah mendapatkan rumus penanganan tersebut dan siap mengkajinya untuk diadopsi di Kabupaten Balangan yang juga menghadapi masalah sosial serupa.

“Dengan pendekatan yang humanis nanti mungkin ini yang bakal di adopsi di Balangan, kebetulan di Balangan juga ada warung jablay, yang dalam hal ini warung jablay yang ada miras dan esek eseknya,” ujar Noor Aspariah membeberkan kondisi di daerahnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Syaikul Ansyari, memaparkan secara rinci beberapa program unggulan yang menjadi materi utama kaji tiru tersebut.

Inovasi yang disampaikan kepada daerah tetangga ini meliputi program Tomi Siraja, Duta Praja, serta formulasi pendekatan persuasif saat mengawal pelaksanaan perda di masyarakat.

Sebagai rencana tindak lanjut ke depan, Syaikul Ansyari mengisyaratkan bahwa hubungan kedua daerah ini tidak hanya mandek pada kegiatan studi banding saja.

Ke depan, kemungkinan besar akan ada upaya konkret untuk melakukan kerja sama penertiban antardaerah ataupun kolaborasi inovasi daerah, khususnya di bidang trantibum serta pembinaan masyarakat (Binmas).

Setelah seluruh pembahasan kedinasan dan pemaparan rumus inovasi tersebut selesai dipaparkan, kegiatan kaji tiru antardaerah ini ditutup dengan agenda makan bersama antara jajaran Satpol PP Balangan dan Satpol PP Tanah Bumbu sebagai simbol mempererat rasa kekeluargaan. [fik]

Advertisements

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *