Mengabarkan tanpa Mengaburkan

Salat Ied di Pelosok, Wabup M Rusli Disambut Kumandang Takbir

“Kita sudah lama memperjuangkan kehadiran penerangan jalan di kampung ini. Tapi memang belum terealisasi. Tapi pasti akan terus kita kawal sampai dipenuhi,” tukasnya.

Selain itu, Wabup juga tetap terus mengusulkan agar jalan kampung sebagai akses utama warga setempat bisa segera dimuluskan dengan aspal.

“Saat ini sedang proses pengerasan. Mudahan setelah ini bisa dilanjutkan untuk pengaspalan,” harapnya.

Sebelum balik untuk ziarah ke makam orangtuanya, Wabup diminta warga mampir untuk menikmati sajian yang sudah disiapkan. Menunya cukup menarik jarang ada di pasaran. Yakni Buras Coto Ayam khas kampung Tajur.

Menu tradisional ini cukup diminati Wabup bersama jajarannya yang turut mendampinginya selama menyambangi kampung Tajur.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="1" judul="Baca Juga : "]

Baginya, salat ied di Kampung Tajur bukan perkara pertama. Tapi sudah sejak belasan tahun sejak 2012 lalu, lalu Muhammad Rusli nyaris tak pernah absen membaur dengan masyarakat setempat. Hanya beberapa kali lebaran tak hadir karena ada hal penting yang mengharuskan dirinya absen.

Diakhir kunjungannya di dusun itu, Wabup kembali menegaskan impiannya kedepan kampung Tajur maju seperti desa-desa lainnya yang menyebarkan di 12 kecamatan di Bumi Bersujud. [hak]

Advertisements

Laman: 1 2 3

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *