Polres Tanah Bumbu Amankan Puluhan Alat Peti, 2 WNA Turut Dibawa

Tanah Bumbu, lenterabanua.com – Jajaran Satuan Reskrim Polres Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan mengamankan puluhan alat untuk melakukan aktivitas pertambangan batubara tanpa izin di Mangkalapi, Kecamatan Teluk Kepayang, Senin (22/11/2021) malam pukul 20.30 Wita.

Yakni 7 (tujuh) unit alat berat jenis excavator merk Sany tipe SY 500 H warna kuning, 2 (dua) unit alat berat jenis excavator merk Hitachi Zaxis 330 warna orange, 1 (satu) unit dozer merk Shantuy, 1 (satu) unit dozer merk Komatsu tipe D85S.

Bacaan Lainnya

Kemudian 14 (empat belas) unit dump truck merk Howo tipe 360 dan 6 (enam) unit dump truck merk Howo tipe 420.

Dalam giat tersebut, polisi juga mengamankan 5 orang, dua diantaranya warga negara Tiongkok. Yaitu Lin Shoqun, asal Fujian, China, jabatan Manager Operasional. Kemudian Lin Zhangshou juga asal Fujian, China sebagai pengawas tambang.

Sedangkan pekerja lokal yang diamankan DG, juru bicara, Ar, operator excavator dan Sy juga operator excavator.

Kapolres Tanah Bumbu AKBP Himawan Sutanto Saragih, SIK melalui Kasi Humas AKP H I Made Rasa didampingi Kasat Reskrim Iptu Wahyudi, Selasa (23/11/2021) membenarkan diamankannya alat berat dan pekerja tambang di Mangkalapi, Kecamatan Teluk Kepayang tersebut.

“Mereka diduga melakukan penambangan tanpa ijin sesuai UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan UU Nomor 2 tahun 2009,tentang Mineral dan Batubara Jo 55 KUHP,” kata Made.

Disebutkannya, saat ini puluhan alat berat dan dump truk masih diamankan di tkp dan dipasang police line. Sementara 5 orang yang diamankan menjalani pemeriksaan di Polres Tanah Bumbu. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *