Perkuat Ideologi Pancasila, Suripno Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan

Banjarmasin, lenterabanua.com – Legislator Kalsel, Suripno Sumas kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan sejak 22 – 24 November 2021.

Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel ini menggelar kegiatan tersebut di kawasan Jalan Meratus Kecamatan Banjarmasin Tengah, Senin (22/11/2021) dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten.

Bacaan Lainnya

Suripno mengatakan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan ini sangat penting dan harus terus digaungkan kepada masyarakat banua saat ini.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dan menangkal informasi-informasi negatif yang beredar di masyarakat khususnya melalui media sosial.

“Kita ingin menepis segala informasi negatif yang ada di masyarakat, dan meluruskan di sosialisasi wawasan kebangsaan ini,” katanya.

Oleh karena itu, tambah Suripno, pihaknya kembali melaksanakan sosialisasi ideologi Pancasila ini kepada para Ketua RT dan RW di Kota Banjarmasin.

“Harapan kita mereka bisa menyebarluaskan hasil sosialisasi ini kepada masyarakat di sekitarnya,” jelasnya.

Sementara narasumber Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Kota Banjarmasin, Mukhlis Takwin meminta kepada Ketua RT dan tokoh masyarakat agar mewaspadai masuknya paham luar negeri ke wilayahnya.

Pasalnya, menurutnya, tak semua ideologi luar negeri tersebut cocok dengan budaya Banjar atau Indonesia pada umumnya.

“Kita ambil contoh paham individualistis yang sudah masuk dan harus ditangani dengan baik, dan paham mementingkan teori tanpa kebijakan yang berakar pada budaya kita, contohnya paham demokratis yang segala sesuatu diukur dari suara terbanyak padahal dalam Pancasila disebutkan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijakan,” jelasnya.

Budaya individualistis, lanjut Mukhlis, dapat melunturkan semangat gotong-royong dan saling membantu yang dianut masyarakat Indonesia.

Padahal, lanjutnya, sebagai Ketua RT dan tokoh masyarakat, perlu meningkatkan semangat bergotong-royong, bekerja bersama dan saling membantu.

“Maka dari itu kita minta ketua RT dan tokoh masyarakat yang diambil sebagai peserta agar pesan ideologi Pancasila ini bisa tersampaikan ke masyarakat dan dapat diterapkan di wilayah masing-masing,” pungkasnya. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *