Tanah Bumbu, lenterabanua.com – Mengusung tema “Bergerak Meningkatkan Sinergisitas untuk Pencapaian Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Tanah Bumbu“, Sekda DR Ambo Sakka pesan agar mengokohkan upaya penting untuk menjaga generasi muda tumbuh sehat.
Hal itu disampaikan Ambo Sakka saat mewakili Bupati dr Zairullah Azhar, membuka Rembuk Stunting 2023 di Gedung Mahligai Bersujud Kapet Kecamatan Simpang Empat, Senin (17/4/2023).
Sekda Ambo Sakka menyampaikan, anak yang tumbuh dengan stunting akan mengalami masalah perkembangan kognitif dan psikomotor, maka akan berdampak pada proporsi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
“Penting untuk menjaga generasi muda tumbuh sehat,” tegasnya.
Untuk itu, lanjutnya, peranan penting seluruh unsur termasuk pejabat Pemerintah baik di tingkat kecamatan dan desa harus kompak dalam penanganan masalah stunting.
“Persoalan stunting menjadi tanggungjawab kita semua, sehingga apa yang pimpinan kita harapkan di tahun 2024 nanti, angka stunting sudah berada di bawah 14 persen,” tegas Sekda Ambo lagi.
Ia menekankan, perlu adanya konsistensi yang dijunjung bersama, sehingga stunting bisa diturunkan secara signifikan. “Perlu adanya peningkatan strategi, langkah cepat penanganan dan intervensi,” sambungnya.
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Tanbu, Hj Narni dalam laporannya menyampaikan bahwa landasan kegiatan adalah Peraturan Presiden RI Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
“Tujuan rembuk stunting ini untuk menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting dan integrasi,” ungkapnya.
Disebutkan Narni, perlu mendeklarasikan komitmen Pemerintah Daerah dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penuturan stunting terintegrasi.
“Serta membangun komitmen dengan kegiatan penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten dengan adanya hasil yang diharapkan juga menemui kesepakatan lintas sektor,” ucap Narni.
Turut hadir, Ketua Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Kepala BKKBN Kalimantan Selatan Ir H Ramlan, narasumber dari ULM Banjarmasin Prof dr Triwanti, Forkopimda dan pejabat Pemkab setempat serta undangan lainnya. [fitri]
