Meski diguyur hujan lebat, peringatan hari jadi tetap berlangsung hikmad. Kegiatan juga di isi dengan pembacaan Al-qur’an, salawatan, dzikir bersama dan tausiah yang dibawakan penceramah asal Jakarta, KH Mujib Khudori.
Momentum ini turut dipertunjukkan seni budaya tari yang dilakoni santri istana anak yatim yang mendapatkan riuh tepuk tangan dan antusiasme para undangan. Peringatan ditutup dengan buka puasa bersama dan salat magrib berjamaah.
Pengalengan Ikan Tenggiri Inovasi Pemkab Tanah Bumbu
Sementara produk pengalengan ikan tenggiri yang diluncurkan tepat saat momentum Harjad ini, merupakan inisiasi Dinas Perikanan Tanah Bumbu disentra pengolahan perikanan milik pemerintah daerah di Kecamatan Kusan Hilir.
Kepala Dinas Perikanan Tanah Bumbu, H Dahliansayah mengatakan, peluncuran produk ini merupakan salah satu inovasi dan terobosan pemkab.

“Saat ini ada dua jenis priduk pengalengan ikan yang sudah siap untuk kita pasarkan yakni pengalengan ikan tengiri jenis asam manis dan sambal goreng tengiri kacang,” katanya.
Untuk tahap awal, sambungnya, pihaknya sudah memproduksi sebanyak 500 kaleng ikan. “Tentu kedepan akan kita produksi lebih banyak lagi dan siap untuk dipasarkan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu maupun keluar daerah,” imbuhnya.
Disebutkannya, produk pengalengan ikan lakukan sudah melalui beberapa tahap proses uji lab terkait ketahanan atau kadaluarsa produk pengalengan ikan tersebut.
“Dan hasilnya cukup bagus produk pengalengan ikan ini mampu bertahan hingga satu tahun tanpa bahan pengawet,” tuturnya.
Peluncuran ini menjadi kado istimewa peringatan hari jadi kabupaten Tanah Bumbu yang ke-20.
“Saya berharap kedepannya pengalengan ikan ini akan berkembang sehingga para pelaku usaha UMKM yang ada di Tanah Bumbu dapat turut serta mengolah dan memasarkan produk pengalengan ikan ini, sehingga mata rantai perekonomian akan berjalan,” pungkasnya. [kim]















Leave a Reply