Selain itu, tambahnya, kelebihan digital ID yaitu penggunaan lebih simpel, tidak perlu dicetak menggunakan blangko, dan KTP atau identitas kependudukan lainnya.
“Cukup disimpan di dalam handphone (HP) android,” tegasnya.
Ditambahkan Gento, dalam hal digital id ini pihaknya tidak mentergetkan seluruh masyarakat mendigitalisasikan identitas mereka melalui aplikasi tersebut, karena tidak semua masyarakat memiliki HP Android.
“Secara bertahap kami akan melakukan dengan sasaran kalangan menegah ke atas,” tukasnya.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan digitalisasi bisa datang ke Disdukcapil Tanah Bumbu.
“Tetapi jika kebutuhan urgensi masyarakat sangat tinggi, maka dimungkinkan Dukcapil harus hadir maka kami bisa koordinasi dengan kelurahan dan desa untuk hadir ke sana,” tutupnya.
Penerapan perdana identitas digital diawali Bupati Tanah Bumbu dr Zairullah Azhar dengan melakukan aktivasi Digital ID tersebut di kantornya oleh petugas Disdukcapil setempat.
“Kami sangat mendukung dengan penerapan digital ID di Tanah Bumbu karena memiliki banyak manfaat. Utamanya dalam hal transaksi layanan publik,” ungkapnya.
Untuk itu, Bupati mengimbau masyarakat untuk beralih dari KTP Elektronik menjadi KTP Digital atau digital ID. *
