“Saluran irigasi tersier juga berperan penting dalam mendukung keberhasilan tanam hingga panen padi milik petani. Karenanya, juga banyak kita perbaiki,” terang dia.
Namun, ungkap dia, saluran irigasi yang ada saat ini klasifikasinya belum saluran irigasi teknis. Melainkan, saluran irigasi kita masih semi teknis dan non teknis.
“Hanya saluran pembuangan, tapi masih bermanfaat mendukung sistem pengairan sawah milik petani,” ungkap dia.
Selain itu, Pemkab Tanah Bumbu juga menggenjot pembangunan beberapa embung penyimpanan air untuk pertanian.
“Jumlah embung ada 26 unit sebelumnya, ditambah tahun 202 ini kita bangun ada 5 unit lagi,” lanjut dia.
Embung, menurut dia, berfungsi sebagai penyimpanan air pada saat musim kemarau.
“Embung ini biasanya untuk tanaman holtikultura. Ada juga yang kita bangun di areal ketahanan pangan, tapi tujuannya juga pada saat musim kemarau tidak bisa menanam padi, areal tersebut difungsikan untuk tanaman holtikultura sebagai pengganti menunggu musim tanam padi,” sebut dia.
Dalam membantu petani saat panen hasil pertanian, Pemkab Tanah Bumbu juga menyiapkan sarana panen padi berupa mesin combain yang berfungsi memanen tanaman padi dengan lebih cepat dan murah.
“Ada yang sudah dihibahkan melalui kelompok tani, dan juga ada yang dikelola di brigade. Petani yang ingin menggunakan combain hanya menyiapkan operasional tanpa biaya sewa,” tutup dia. [pri]













Leave a Reply