Cemburu Menjadi Malapetaka, Pelaku Tak Bisa Menahan Emosi Lihat Istri Bersama Orang

Pelaku (tengah wajah diblur) saat dijemput Unit Reakrim Polsek Satui dibackup Resmob Polres Tanah Bumbu di Mapolres HST.

Tanah Bumbu, lenterabanua.com – Peristiwa pembunuhan terhadap seorang guru di rumah makan Wong Solo Satui Kabupaten Tanah Bumbu, beberapa waktu lalu, perlahan tapi pasti mulai terkuak motifnya.

Bacaan Lainnya

Pelaku adalah Mn (36) warga Sungai Danau Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu. Dia menyerahkan diri dengan diantar langsung oleh keluarganya, Tajudin ke Mapolres HST beberapa lalu.

Kemudian akhirnya dijemput Unit Reakrim Polsek Satui dibackup Resmob Polres Tanah Bumbu.

Kini pelaku pembunuhan terhadap Sugeng (60) warga Desa Sinar Bulan Kecamatan Satui, masih dalam tahap pemeriksaan intens oleh penyidik.

Lantas apa motif dari pelaku menghilangkan nyawa korban dalam penganiayaan di rumah makan Wongsolo Satui pada Jumat (14/1/2022) lalu.

Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo SIK, melalui Kasi Humasnya AKP H I Made Rasa, Minggu (30/1/2022), mengatakan kasusnya masih berjalan.

“Untuk motifnya, karena cemburu karena istrinya masih pisah ranjang, dibawa guru itu makan-makan di Wong Solo. Hatinya panas melihat istrinya makan dengan orang lain,” ungkapnya.

Seketika, mengetahui istrinya itu makan bersama warung tersebut, pelaku menghampiri korban dan langsung menusuknya dibagian punggungnya beberapa kali.

Tak pelak, akibat 3 tusukan dipunggung menyebabkan korban luka parah. Korban akhirnya meninggal dunia meski sempat dibawa ke klinik terdekat. Nyawanya tak bisa tertolong lagi karena banyak kehilangan darah.

“Akibat perbuatannya, pelaku sementara ini dikenakan pasal 338 KUHP. Namun pihak kepolisian masih mendalami apakah ada unsur berencana atau tidak,” tandasnya. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *