Banjir di Kusan Tengah Mereda, Herma: Tak Tidur di Katilan Lagi

Tanah Bumbu, lenterabanua.com – Kabupaten Tanah Bumbu dalam beberapa pekan terakhir seakan menjadi wilayah tumpuan tumpahan air hujan. Karena rentetan bencana banjir yang melanda sejumlah kecamatan secara bergantian.

Usai banjir yang merendam ribuan permukiman warga di kecamatan Satui, kemudian disusul kecamatan Teluk Kepayang, hingga ke Kusan Hulu. Terakhir menyasar ke kecamatan Kusan Tengah.

Bacaan Lainnya

Namun setelah beberapa hari merendam sejumlah desa di Kusan Tengah, banjir kini sudah mereda. Desa yang sempat dilanda banjir yakni desa Satiung, Salimuaran, Karya Bakti dan Serdangan.

Desa Serdangan misalnya. Di desa ini, air sudah mulai turun dan rumah-rumah warga, lantainya sudah hampir tak kemasukan air lagi.

Warga yang semula sempat membuat tempat tidur dadakan berupa sebuah panggung tidur didalam rumahnya, sudah dibongkar.

Tempat tidur yang mereka sebut Katilan itu, sempat beberapa hari digunakan saat air masuk ke dalam rumah.

Desa yang memang berada di wilayah bantaran dan dikelilingi sungai ini, memang jadi langganan banjir. Sehingga warga sudah bersiasat menyiapkan tempat tidur dadakan.

“Biasa, kami sudah terbiasa seperti ini. Banjir langganan, biasanya tidur dengan menggunakan katilan karena lantai rumah terendam banjir,” kata warga Serdangan, Herma.

Sementara itu, Kepala Desa Serdangan, Andi Tanra Fitriadi, mengatakan kondisi banjir di desanya sudah berangsur surut. Ketinggian air sudah rata-rata dibawah lantai, hanya sebagian masih kemasukan air karena rendah.

“Rata-rata kurang lebih 5 cm di dalam rumah, setelah tergenang air selama 5 hari, tapi 2 hari ini mulai surut. Berkaitan dengan bantuan, Alhamdulillah aman, cukup banyak bantuan dari Pemda dan pihak swasta,” katanya.

Sementara itu, Camat Kusan Tengah, M Arif Rahman Hakim, menyebutkan dari beberapa desa yang dilanda banjir sebagian sudah turun.

Misalnya saja di desa Satiung dan Serdangan sudah hampir tidak merendam rumah warga lagi walau ketinggian air masih belum normal.

“Air sudah mulai surut, tetapi belum begitu normal,” katanya didamping Kadiskominfo Tanbu, Ardiansyah. Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *