Akomodir Ketersediaan Air Bersih, Pemkab Bangun Embung di Batulicin Irigasi

Tanah Bumbu, lenterabanua.com -Dalam rangka mengakomodir ketersediaan air bersih masyarakat desa Batulicin Irigasi, kecamatan Karang Bintang, pemkab Tanah Bumbu membangun embung. Kolam penampungan air itu bisa juga dimanfaatkan untuk pengairan perkebunan warga setempat.

Menurut Kaur Kesejahteraan Kantor desa Batulicin Irigasi, Marsidi, Kamis (24/6/2021), tingkat kebutuhan air masyarakatnya sangat tinggi.

Bacaan Lainnya

“Baik AIR bersih untuk minum, masak, cuci dan mandi. Juga bagi pengairan perkebunan warga. Sehingga infrastruktur berupa embung sangat vital keberadaannya,” ucapnya.

Marsidi menyebutkan, setelah mengajukan usulan pembangunan kepada pemerintah kabupaten, kini impian masyarakat bisa terwujud, seiring selesainya pembangunan embung dusun I Batulicin Irigasi yang terletak persis didepan balai desa, atau disamping jalan Melati.

“Diharapkan, dengan terbangunnya embung ini mampu mengakomodir seluruh kebutuhan sehari-hari masyarakat yang selama ini masih bergantung dengan proyek pamsimas,” lanjutnya.

Disebutkannya, jika musim kemarau tiba, warga dan petani kerap kesulitan mendapatkan persediaan air sehingga cukup mengganggu perekonomian di desa itu.

“Alhamdulillah, dengan sudah rampungnya pembangunan embung ini bisa menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat selama ini,” tandasnya.

Bahkan, tambahnya, pihaknya akan mengusulkan pembangunan agro wisata disekitar embung, dan juga ruang terbuka hijau (RTH).

Sementara Plt Kadis PUPR Tanah Bumbu, Subhansyah mengaku embung ini dibangun bersumber APBD kabupaten senilai Rp198.800.000.

“Dilaksanakan CV Tamara Deny Jaya selama 30 hari kalender. Sedangkan konsultan pengawas CV Rahmad Fajar Bersaudara. Luas embung lebar 30 meter dan panjang 70 meter,” ujarnya Kamis (24/6/2021).

Diakuinya, dari hasil pengecekan Dinas PUPR terkait finalisasi pengerjaan proyek, semua pembangunan sudah sesuai spek perencanaan.

“Kami berharap embung bisa dimanfaatkan masyarakat setempat secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan warga dan petani,” harapnya usai penandatanganan PHO/FHO di lokasi proyek embung.

Embung atau retention basin, adalah cekungan yang digunakan untuk mengatur dan menampung suplai aliran air hujan. Serta untuk meningkatkan kualitas air dibadan air sungai atau danau. Embung hakikatnya digunakan untuk menjaga kualitas air tanah, mencegah banjir, atau berfungsi bagi pengairan, baik pertanian maupun perkebunan. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *