Mengabarkan tanpa Mengaburkan

Pelatihan Digitalisasi, Dorong UMKM Naik Kelas

Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong penguatan dan pengembangan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Grab, dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Selatan dalam kegiatan pelatihan digitalisasi UMKM di Aula Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Kota Banjarbaru, Rabu (16/9/2026).

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmaddin, mengatakan UMKM memiliki peran strategis dalam pembangunan dan kemajuan perekonomian.

Keberadaan UMKM juga memberikan dampak luas terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, tidak hanya di pusat perkotaan tetapi hingga ke daerah-daerah.

“Untuk memastikan keberhasilan dalam mendukung UMKM, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pihak lainnya dan pelaku usaha,” ujar Rahmaddin.

Menurutnya, edukasi kepada pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam penguatan usaha, terutama terkait tata kelola usaha, manajemen keuangan yang sehat serta pemanfaatan teknologi digital. Langkah tersebut diperlukan agar pelaku usaha mampu memaksimalkan berbagai program pemberdayaan yang tersedia.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="1" judul="Baca Juga : "]

Rahmaddin menjelaskan, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut Nota Kesepakatan antara Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentang peningkatan sinergi pemberdayaan dan pembiayaan UMKM dan usaha ultra mikro (UMi) di wilayah Kalsel.

“Kerja sama ini untuk mempercepat dan memperkuat ekosistem UMKM di daerah, terutama terkait digitalisasi dan pemanfaatan teknologi,” katanya.

Salah satu program yang dilaksanakan melalui kerja sama tersebut adalah kolaborasi PIP dan Grab dalam pelatihan peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui digitalisasi UMKM dengan memanfaatkan platform GrabMerchant.

Dinas Koperasi dan UKM Kalsel turut memfasilitasi kolaborasi tersebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam pemberdayaan dan pengembangan UMKM.

Rahmaddin berharap pelatihan tersebut dapat mempercepat transformasi digital UMKM, khususnya dalam meningkatkan literasi teknologi dan memperluas akses pasar. Pelaku usaha juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dalam tata kelola toko digital, pemasaran serta penjualan secara online.

Selain itu, UMKM didorong untuk semakin aktif masuk ke ekosistem e-commerce guna memperkuat daya saing dan produktivitas berbasis teknologi. Peningkatan literasi keuangan juga menjadi perhatian agar pelaku usaha mampu memanfaatkan transaksi berbasis keuangan digital secara optimal.

“Kami akan terus berupaya memberikan dukungan dan dorongan, serta semaksimal mungkin menyajikan program fasilitasi dan pendampingan yang terarah dan tepat sasaran,” jelas Rahmaddin.

Ia berharap kegiatan kolaborasi tersebut dapat menjadi inspirasi sekaligus memperkuat kesepahaman berbagai pihak dalam mengembangkan UMKM di Kalimantan Selatan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak pelaku usaha yang mampu naik kelas. [fuz|mc]

Advertisements

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *