Dilain sisi, Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Tanah Bumbu, Syahrojat melalui pejabat fungsionalnya menyampaikan, sekolah yang sudah mendapatkan apresiasi Adiwiyata agar terus mempertahankan perilaku ramah lingkungan hidup di sekolah.
“Yakni dengan tetap menjaga kebersihan, fungsi sanitasi dan drainase, pemilahan dan pengurangan sampah, pemiliharaan dan penanaman pohon/tanaman, berpartisipasi dalam konservasi air dan energi serta inovasi terkait perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” tandasnya.
Sebagai informasi, Sekolah yang berhasil masuk kategori Adiwiyata Mandiri sebanyak lima sekolah, yakni, MIN 7 Tapin, SDN Pasar Lama 1 Banjarmasin, SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin, MTs Negeri 2 Tapin dan SMAN 1 Kintap.
Merujuk data yang ada yaitu sebanyak 22 sekolah yang meraih Adiwiyata Nasional dari penilaian tahun 2022 tersebut, delapan tingkat SD/MI, tujuh tingkat SMP/MTs dan tujuh tingkat SMA/MA.
Selain sekolah yang meraih Adiwiyata Nasional, ada juga 53 sekolah yang meraih Adiwiyata tingkat provinsi, yakni, 29 tingkat SD/MI, 15 tingkat SMP/MTs dan 9 tingkat SMA/MA.
Adapun maksud tujuan program sekolah Adiwiyata yaitu sebagai gerakan dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekolah.
Hal ini, ditunjukkan agar seluruh anggota sekolah, mampu bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Dengan tujuan, agar anak-anak didik dapat tumbuh menjadi pemimpin yang bijak dan menjadi lokomotif penggerak pelestarian alam dan lingkungan. [pri]
















Leave a Reply