Sosper Pajak Daerah, MYH Disambut Hangat Warga Hidayah Makmur

  • Paman Yani disambut hangat warga Desa Persiapan Hidayah Makmur, Simpang Empat, Tanah Bumbu saat Sosper.

Tanah Bumbu, lenterabanua.com – Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perundang-undangan (Sosper). Kali ini regulasi Peraturan Daerah terkait Pajak Daerah Provinsi Kalsel Nomor 5 Tahun 2011.

Legislator yang akrab disapa Paman Yani ini menyasar Desa Persiapan Hidayah Makmur, Simpang Empat, Tanah Bumbu. Ia disambut hangat masyarakat setempat, Senin (11/10/2021).

Bacaan Lainnya

Paman Yani mengatakan, sosialisasi yang masuk dalam peraturan perundangan-undangan tersebut diketahui mengilustrasikan tiga potensi besar terhadap pendapatan daerah di Kalsel.

“Yakni pajak kendaraan bermotor, bea balik nama atau BBN-KB dan pajak air permukaan. Dengan adanya sosialisasi ini masyarakat tahu apa saja potensi pendapatan kita di Kalsel,” ujarnya.

Meski dianggap serapan pendapatan di provinsi itu tergolong eksklusif. Namun, ia menegaskan, bahwa masyarakat tentu wajib mengetahui agar transparansi kas daerah tidak terkesan ditutup-tutupi.

“Seperti kita ketahui bahwa Perda itu dibuat tidak hanya satu atau dua bulan saja bahkan lebih dari setahun. Maka dari itu, produk perundangan harus diketahui dan wajib disosialisasikan kepada masyarakat,” tegas Yani Helmi.

Paman Yani menyampaikan, pentingnya sosialisasi Perda kepada masyarakat. Tujuannya selain bermanfaat untuk pembangunan banua. Penerimaan juga bentuk dukungan terhadap kemajuan perekonomian di Kalsel.

“Tentu isi dan aturan di dalam Perda pasti bisa dipahami masyarakat. Bahkan, setiap kami mengunjungi satu desa itu biasa disisihkan satu bab untuk bisa diketahui,” bebernya.

Selain menegaskan keberadaan peraturan yang digunakan sebagai acuan penerimaan, Yani Helmi menjelaskan, jenis pemberlakuan tarif dari masing-masing potensi pajak daerah di Kalsel sudah ditetapkan melalui koordinasi dan kesepakatan bersama dengan legislatif maupun eksekutifnya.

“Karena ini merupakan tanggung jawab kami selaku di DPRD Kalsel yang membuat aturan tersebut sepantasnya harus diinformasikan kepada masyarakat,” tandasnya.

Sehingga, sambungnya, masyarakat teredukasi sekaligus mengetahui lebih dalam terkait perpajakan daerah. Untuk manfaatnya, pemerintah desa bisa menyampaikan dengan mudah kepada warga.

Sekretaris Desa (Sekdes) Persiapan Hidayah Makmur, Rudi Hartono turut mendukung penuh terkait keberadaan potensi pajak daerah di Kalsel yang tertuang dalam Perda Nomor 5 Tahun 2011 tersebut.

“Terkait kedatangan paman Yani ke sini kami sangat berterima kasih dan memberikan mengapresiasi yang cukup tinggi tentang sosialisasi ini,” ungkapnya.

Ia berjanji akan mensosialisasikan hal ini kepada warganya di Bumi Bersujud.

“Terlebih, warga Hidayah Makmur sangat teredukasi dan tentu ini dapat menambah ilmu yang baru apalagi masalah perpajakan daerah beserta potensinya,” pungkasnya. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *