Sering Langka, Disperindag Banjar Fasilitasi Penukaran Tabung Gas Melon ke Tabung Pink

Kabupaten Banjar, lenterabanua.com – Bertempat di teras kantor Kecamatan Martapura, Jalan Sekumpul Ujung,  Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banjar bersama agen resmi PT Pertamina, yakni PT Banjar Borneo Gasindo, menggelar program penukaran tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) 3Kg bersubsidi ke tabung LPG berukuran 5,5Kg untuk masyarakat berpenghasilan di atas Rp1,5 Juta, Rabu (17/3/2021).

Di tengah kegiatan penukaran tabung LPG yang dikawal Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Banjar ini, Kepala Disperindag Kabupaten Banjar, I Gusti Made Suryawati, melalui Eka Yustinawati selaku Kepala Seksi (Kasi) Bahan Pokok Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri, mengatakan, program penukaran tabung LPG 3Kg bersubsidi ke tabung 5,5Kg tersebut akan digelar di 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar.

“Di awal kegiatan hari ini, kita laksanakan penukaran tabung LPG 3Kg bersubsidi ke tabung LPG 5,5Kg non subsidi untuk masyarakat berpenghasilan di atas Rp1,5 Juta di teras Kantor Kecamatan Martapura. Besok akan kita gelar lagi di Kecamatan Kertak Hanyar,” ujarnya.

Eka memaparkan, sebelum kegiatan dilaksanakan, pihaknya terlebih dulu memberikan surat pemberitahuan ke setiap kecamatan, yang selanjutnya diteruskan ke tingkat kelurahan dan desa.

“Jadi kami bersurat terlebih dulu ke tingkat kecamatan untuk mendata masyarakat yang ingin menukarkan tabung LPG 3Kg ke tabung LPG 5,5 Kg. Secara harga tabung LPG 5,5Kg ini lebih stabil, karena dijual bebas di pasaran,” ucapnya.

Adanya program penukaran tabung LPG di teras Kecamatan Martapura disambut antusias masyarakat setempat. Salah satunya Ahmadi, warga Kelurahan Sekumpul, Jalan Pendidikan.

“Program ini sangat bagus guna meringankan beban masyarakat. Yang jelas, tabung LPG 5,5Kg non subsidi ini gampang dicari, karena banyak dijual di pasaran,” tuturnya.

Pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) ini mengakui, sebelumnya menggunakan LPG 12Kg untuk keperluan rumah tangganya. Namun, karena LPG 12Kg mahal, ia  beralih ke tabung LPG 3Kg bersubsidi.

“Tapi, LPG 3Kg kini susah dicari, baik di eceran maupun di pangkalan, ditambah harganya mahal. Parahnya, sudah lama ditunggu kedatangan gas 3Kg di pangkalan, tiba-tiba sudah habis. Karena jatah masyarakat di pangkalan dialihkan ke pelansir yang sudah mengetahui kapan jadwal kedatangan tabung gas 3Kg. Masyarakat pun akhirnya tidak kebagian,” keluhnya.

Ahmadi bersyukur, saat dilakukan pendataan di tingkat RT, dirinya masuk dalam daftar promo program penukaran tabung LPG 3Kg bersubsidi ke tabung LPG 5,5Kg non subsidi.

“Alhamdulillah, nama saya masuk dalam rekomendasi dari RT. Karena penukaran tabung gas di program ini lebih murah dibandingkan di luar program ini, yang bisa mencapai Rp300.000 lebih. Sedangkan pada program ini, 1 tabung kosong LPG 3Kg dapat ditukar dengan tabung LPG 5,5Kg yang ada isinya, dengan menambah uang sebesar Rp185.000, ditambah dapat bonus satu kaos,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *