Sasar SDN Kebun Bunga, Lanal Banjarmasin Gelar Serbuan Vaksinasi Anak

Banjarmasin, lenterabanua.com – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin kembali menyelenggarakan serbuan vaksinasi maritim bagi warga pesisir dan anak-anak usia 6 sampai dengan 11 tahun.

Servak dipusatkan di SDN Kebun Bunga 1 Kecamatan Banjarmasin Timur, dipimpin Ketua Penyelenggara Mayor Laut (K/W) dr Meutia Indrasakti.

Bacaan Lainnya

Kegiatan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan menggunakan vaksin jenis Sinovac dan Astrazeneca.

Dari kerja nyata vaksinator bagi dosis pertama, kedua dan ketiga tersebut, sukses dan berhasil memvaksinasi 142 orang dengan aman dan sehat.

Serbuan ini sesuai instruksi langsung Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, agar disetiap Pangkalan TNI AL (Lanal) mendukung dan menyukseskan program pemerintah.

“Yakni melaksanakan serbuan vaksinasi kepada masyarakat maritim (Pesisir), khususnya kepada anak-anak sekolah usia 6 sampai dengan 12 tahun guna percepatan memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19,” ucap Mayor Laut (K/W) dr Meutia Indrasakti.

Terpisah, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko MTr Hanla menerangkan, vaksinasi maritim akan terus dilaksanakan oleh Nakes Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin.

“Khususnya anak-anak pelajar agar memiliki ketahanan Herd Immunity sehingga kesiapan dalam melaksanakan pembelajaran secara tatap muka disekolahan dapat berjalan dengan baik serta tidak ada lagi rasa kekwatiran penyebaran virus corona di sekolah,” ungkap Danlanal.

Vaksinasi massal untuk anak-anak ini tidak berhenti sampai disini. Kedepan tetap kita lanjutkan secara bertahap baik di kota maupun di pedesaan.

“Khususnya didaerah yang tempat sekolahannya tidak terjangkau atau terkendala akses dalam mendapatkan vaksin,” pungkas Danlanal.

Usai Vaksinasi, perwakilan guru menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Laut atas digelarnya vaksinasi buat anak-anak.

“Semoga lingkungan SDN Kebun Bunga 1 tetap sehat dan terhindar dari serangan wabah Covid-19,” tukasnya. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *