Legislator Tanbu Minta Pelaku Asusila Terhadap Gadis Dibawah Umur Dihukum Berat

Tanah Bumbu, lenterabanua.com – Kasus percobaan pemerkosaan terhadap seorang gadis dibawah umur di Kabupaten Tanah Bumbu menjadi sorotan legislator setempat.

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu Said Ismail Kholil Al Aydrus, mendesak aparat hukum agar memberikan hukuman berat kepada pelaku. Pasalnya ia geram dengan ulah pelaku NF (30) yang kini diproses hukum Satreskrim Polres Tanah Bumbu.

Bacaan Lainnya

”Terkait kasus yang tengah menimpa bocah 5 tahun ini, untuk pelaku agar diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Jangan ada ampun,” ucapnya, Minggu (23/1/2022).

Ia sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi di Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (21/1/2022) lalu

Ia berharap pihak keamanan instansi yang bertanggung jawab untuk lebih lagi melakukan patroli dan razia serta himbauan untuk ketertiban dilapangan agar tidak terjadi kembali hal yang serupa.

”Untuk pemerintah daerah agar memberikan pendampingan yang terbaik kepada korban penganiayaan dan percobaan pemerkosaan tersebut untuk memulihkan psikologis dan agar traumanya hilang,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu Said Ismail Kholil Al Aydrus.

Said menghimbau kepada masyarakat agar berperan aktif, tidak hanya berharap kepada pihak keamanan, tapi peran aktif masyarakat untuk saling menjaga mengingatkan.

“Dan segera melaporkan apabila ada tindakan oknum warga atau seseorang yang mencurigakan apalagi dalam keadaan mabuk agar pihak keamanan dapat bertindak cepat,” pintanya.

Sementara itu, lanjutnya, untuk orang tua agar lebih hati-hati lagi dalam menjaga anak, karena peran aktif orang tua sangat penting dalam keseharian anak dalam menjaga dan mendidik anak.

Diberikan sebelumnya, aksi pencabulan itu terjadi saat korban bersama temannya tengah mandi di sungai bawah jembatan yang berada di Jalan Provinsi Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, Tanah Bumbu, Jumat (21/1/2022).

Saat itu, pelaku merupakan pria asal Binuang, Kabupaten Tapin, berinisial NF (30) diduga tengah mabuk lem fox datang menghampiri korban.

Pelaku berupaya mencabuli. Beruntung, teman korban berhasil melarikan diri, dan meminta pertolongan warga yang langsung datang menolong.

Pelaku terancam dijerat Pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan 9 tahun penjara. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *