Legislator Kalsel Kawal Proposal Bibit Ikan Gabus ke KKP

Jakarta, lenterabanua.com – Ikan gabus atau lazim disebut warga Banua iwak haruan, merupakan satu jenis ikan air tawar dengan serat dan manfaat yang sangat baik untuk kesehatan. Selain itu, memiliki nilai jual yang sangat tinggi seperti jenis ikan air tawar lainnya. 

Sehingga wajar, jika budidaya ikan gabus merupakan salah satu peluang bisnis yang menjanjikan. Terlebih di Kalsel tingkat konsumsi ikan populer ini sangat tinggi. Bahkan disisi lain, ikan ini diantaranya menjadi penyebab inflasi di Kalsel.

Bacaan Lainnya

“Mengingat tingginya konsumsi tersebut memicu peluang besar untuk dilakukan budidaya ikan gabus,” ungkap Wakil Ketua DPRD Kalsel, M. Syaripudin di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, di Jakarta Rabu (3/3/2021).

Menurut legislator yang akrab disapa Bang Dhin, hal ini menjadi perhatian khusus pihaknya, bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel. Sehingga mereka mengagendakan berkunjung ke KKP RI, dalam rangka mengusulkan bantuan bibit dan pakan ikan gabus.

“Hasil pertemuan kami mendapat respon baik dari KKP. Apalagi kedatangan rombongan Kalsel ini dilengkapi dengan data terkait dampak banjir terhadap budidaya ikan gabus,” katanya.

Kemudian, lanjutnya, direncanakan jika proposal permohonan dapat masuk secepatnya, maka Kalsel akan mendapat bantuan benih dan pakan ikan gabus. Selain itu, Kalsel akan dijadikan sebagai komoditas unggulan penghasil gabus di Indonesia 2022 mendatang.

“Hal ini juga dikarenakan ikan gabus adalah jenis ikan endemik Kalsel,” jelasnya.

Disebutkannya, sangat penting komunikasi dan koordinasi antara kabupaten dengan provinsi, kemudian dilanjutkan dengan koordinasi ke pusat. Jika semua itu dilakukan dengan baik maka menghasilkan hal yang baik.

“Saya siap menfasilitasi dinas ke kementerian untuk sama-sama mencari anggaran pusat yang dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk masyarakat Kalsel,” pungkasnya.

Sebagai catatan, bantuan dari KKP ini akan dimanfaatkan oleh kabupaten-kabupaten yang dipilih oleh provinsi serta akan dikelola oleh Balai Perikanan budidaya ikan tawar Mandiangin.

Penulis Alhakim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *