Mengabarkan tanpa Mengaburkan

Genjot Hasil Panen Cetak Sawah Baru, Ini Upaya Pemkab Tanbu

Tanah Bumbu —Pemkab Tanah Bumbu tengah memfokuskan perbaikan kualitas tanah pada 894 hektar lahan cetak sawah baru guna mendongkrak produktivitas padi daerah.

Langkah pengondisian lahan ini menjadi syarat mutlak agar imbal hasil panen bukaan baru dapat menyeimbangi capaian sawah produktif lama.

Pengolahan intensif tersebut mendesak dilakukan lantaran tingginya tingkat keasaman tanah pada areal cetak sawah baru. 

Kondisi asam membuat produktivitas awal 50 hektar lahan bukaan yang telah dipanen baru menyentuh angka 3 ton per hektar, atau menyumbang sekitar 150 ton dari total realisasi sementara musim tanam pertama 2026 sebanyak 32.137 ton. 

Hasil dari lahan baru tersebut diakui masih berada di bawah rerata produktivitas sawah matang daerah yang telah mencapai 4,25 ton per hektar. 

Pihak dinas pertanian daerah optimistis hasil panen lahan baru akan melonjak begitu kadar asam tanah berhasil dinetralkan.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="1" judul="Baca Juga : "]

“Karena lahan cetak sawah baru dibuka, masih asam, lahan bukaan baru, sehingga jadinya saat ini cuma perkiraan di angka 3 ton. Mungkin kalau sudah tidak asam setelah diolah, diharapkan bisa sama dengan penghasilan sawah lama yaitu 4,2 ton per hektar,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura di Kabupaten Tanah Bumbu dijabat oleh Robby Chandra, Rabu (29/7/2026).

Guna mengejar target produktivitas tinggi hingga 8 sampai 10 ton per hektar sesuai standar kementerian, serangkaian intervensi teknis terus digencarkan. 

Pemerintah daerah mengombinasikan proses pengapuran tanah secara masif, perbaikan jaringan irigasi, serta uji coba perburuan varietas bibit yang paling adaptif terhadap karakteristik lahan lokal. [fik]

Advertisements

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *