Fawahisah Ingin Kabupaten Tanah Bumbu Menuju Serambi Madinah Sehat

Tanah Bumbu, lenterabanua.com – Usai terpilih menjadi Ketua Tim Pembina dan Forum Kabupaten Sehat Tanah Bumbu, beberapa waktu lalu, Fawahisah Mahabatan langsung bergerak. Dalam kiprahnya kedepan, ia ingin Bumi Bersujud dalam menuju Serambi Madinah menjadi kabupaten sehat.

“Forum ini menjadi pilar dalam mempelopori perubahan prilaku masyarakat untuk hidup sehat,” ujarnya usai memimpin rapat koordinasi perdana Forum Kabupaten Sehat Tanah Bumbu, di ruang Bersujud I Kantor Bupati, Kamis (1/7/2021).

Bacaan Lainnya

Misalnya, ungkap Anggota DPRD Tanah Bumbu ini, budaya masyarakat yang masih terbiasa membuang hajat ke pantai bagi warga pesisir. Prilaku ini yang patut diluruskan, agar tidak lagi dilakukan.

“Forum ini hadir untuk sosialisasi terkait kebiasaan buruk tersebut menuju pola hidup sehat. Seiring dengan program pak bupati membangun 1.000 WC gratis di Tanah Bumbu,” ucapnya didampingi koleganya di legislatif, Andi Asdar Wijaya dan pengurus Forum Kabupaten Sehat lainnya.

Menurutnya, sangat penting program ini disampaikan kepada masyarakat. Peran Forum sebagai pelopor agar tercapainya kondisi Kabupaten untuk hidup dengan bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni dan tempat untuk bekerja bagi warganya.

Ia menjelaskan, dalam rapat koordinasi perdana pihaknya ingin terselenggaranya program kesehatan dan sektor terkait
terbentuknya forum masyarakat (Kab, Kec, Desa). Kemudian peningkatan lingkungan fisik, sosial dan budaya.

“Sehingga terwujudnya kondisi yang kondusif, mampu meningkatkan kehidupan lebih baik,” terangnya.

Fawahisah menyebutkan, ada 4 pilar dalam kabupaten sehat. Yakni kegiatan dalam tatanan, forum masyarakat, tim pembina kabupaten dan kebijakan pemerintah kabupaten.

“Tatanan kabupaten sehat, diantaranya kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, pelayanan transportasi, kawasan industri dan perkantoran, kawasan pariwisata,
kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dan
kehidupan sosial yang sehat, serta lainnya,” tambahnya.

Namun, ada indikator yang menjadi prioritas pihaknya untuk dikejar dalam waktu segera. Yakni pendidikan sehat, pasar sehat dan lingkungan sehat yang akan menjadi target peningkatan.

“Untuk lingkungan sehat saya kira menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pendidikan sehat leading sektornya Dinas Pendidikan. Begitu pula pasar sehat dibawah kendali instansi teknis terkait,” jelasnya.

Sehingga, keberadaan forum ini menjadi penggerak koordinasi lintas sektor untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi.

“Kata kuncinya adalah mengingatkan kepada masyarakat betapa pentingnya pola hidup sehat, dengan meninggalkan kebiasaan buruk yang akan berdampak terhadap kesehatan,” tandasnya.

Misalnya dewasa ini angka kasus stunting cukup tinggi, sehingga pemerintah berkomitmen untuk konsen mengatasi persoalan tersebut. Langkah itu harus disampaikan ke masyarakat, dan forum inilah yang mengambil peran mensosialisasikannya.

“Karena forum ini unsurnya dari berbagai kalangan, sehingga akan lebih mudah menyampaikannya ke tengah masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Zairulllah Azhar telah mengukuhkan Tim Pembina dan Forum Kabupaten Sehat dalam rangka mewujudkan Kabupaten Tanah Bumbu Sehat menuju penilaian Swastisaba Kabupaten/Kota Tahun 2021. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *