Banjarmasin – Jumlah kunjungan masyarakat ke layanan umum perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meningkat hingga pertengahan Oktober 2026.
Tren positif ini menjadi dorongan bagi Dispersip Kalsel untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan fasilitas perpustakaan.
Kepala Dispersip Kalsel, Sri Mawarni, menyambut baik peningkatan jumlah kunjungan tersebut.
Menurutnya, kondisi ini menjadi kebanggaan bagi jajarannya sekaligus menunjukkan bahwa perpustakaan masih menjadi pilihan masyarakat untuk menambah wawasan, memperoleh informasi, dan meningkatkan budaya literasi.
Ia menuturkan, antusiasme masyarakat menjadi motivasi bagi Dispersip Kalsel untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan agar perpustakaan semakin diminati oleh berbagai kalangan.
“Dispersip Kalsel berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin baik, tidak hanya melalui ketersediaan koleksi buku yang beragam, tetapi juga dengan memperhatikan kenyamanan pengunjung selama berada di perpustakaan,” kata Sri, Senin (19/10/2026).
Sri menjelaskan, peningkatan kualitas fasilitas, penyediaan ruang baca yang nyaman, serta pelayanan yang ramah menjadi bagian penting dalam upaya mendorong minat masyarakat untuk berkunjung dan membaca.
Melalui berbagai upaya tersebut, Dispersip Kalsel berharap perpustakaan dapat terus berkembang menjadi ruang belajar yang inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Peningkatan kunjungan hingga pertengahan Oktober 2026 ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat informasi, edukasi, dan pengembangan budaya literasi di Kalimantan Selatan.
“Dengan pelayanan dan fasilitas yang terus ditingkatkan, kami berharap perpustakaan semakin diminati masyarakat dan mampu berkontribusi dalam membangun budaya literasi di Kalimantan Selatan,” pungkasnya. [jml|mc]
