Senada, CD Officer PT Arutmin site Satui berjanji mencarikan solusi “Kedepan, kami akan uji coba sistem pembinaan dengan rute hulu-hilir melalaui mekanisme koperasi yang saat ini sedang dibahas oleh manajemen,” ucapnya.
Harapannya melalui solusi ini dapat menurunkan potensi terjadinya kerugian akibat daya jual yang rendah karena sistem monopoli tengkulak besar.
“PAMA dan Arutmin Satui juga berencana mendukung dalam akses pembelanjaan pupuk non subsidi dengan melibatkan koperasi binaan sebagai naungan dari petani sawit dan karet,” tandasnya.
Ketua Gapoktan Satui Timur, Muhammad kembali menimpali, solusi ini dapat membantu petani yang minim modal dalam upaya budidaya sawit dan karet agar hasil panen dapat maksimal.
“Kami sangat berterima kasih jika memang ada upaya program bantuan dari perusahaan terkait dengan pola distribusi pupuk non subsidi,” tukasnya.
Ia optimis dengan penggunaan pupuk non subsidi akan jauh signifikan hasil panen yang didapat karena secara kualitas dan kuantitas beda dengan jenis pupuk subsidi.
Disisi lain, wacana program ini disambut baik Petugas PPL dari BPP Kabupaten Tanah Bumbu, Fitri.
“Jika PAMA dan Arutmin Satui berhasil merealisasikan program tersebut, maka kami menjamin petani akan merasakan dampak yang signifikan dari hasil panen yang didapat,” pungkasnya. [kim]
