Desa Maju Mulyo Wakili Tanbu Lomba Asman Toga Tingkat Provinsi

Tonton Video : Desa Maju Mulyo Wakili Tanbu Lomba Asman Toga Tingkat Provinsi https://youtu.be/onSiLKpwxzEhttps://youtu.be/onSiLKpwxzhttps://youtu.be/onSiLKpwxzEE

Tanah Bumbu, lenterabanua.com – Desa Maju Mulyo, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu didaulat sebagai wakil Bumi Bersujud dalam ajang lomba asuhan mandiri kesehatan tradisional tingkat Provinsi Kalsel, untuk kategori desa tertinggal.

Bacaan Lainnya

Salah satu yang dinilai dalam lomba ini asuham mandiri taman obat keluarga (Asman Toga).

Tim Penilai Provinsi, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Hj Wahyu Windarti Zairullah, Wakil Ketua PKK Suci Annisa Rusli, dan Ketua Dharma Wanita Kabupaten, Hj Hasnah Ambo Sakka melakukan penilaian terjun ke lokasi kader keluarga binaan, Kamis (2/9/2021).

Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Hj Wahyu Windarti Zairullah, bersama Wakilnya, Suci Annisa Rusli, dan Ketua Dharma Wanita, Hj Hasnah Ambo Sakka.

Diantaranya dengan menyambangi lokasi kader keluarga binaan di RT 5 Desa Maju Mulyo. Ditempat tim penilai melakukan pengecekan taman toga dan praktek pembuatan jamu serta akupresur.

“Penggerak PKK Kabupaten Tanah Bumbu ikut terjun mendampingi tim penilai provinsi. Mereka mengecek langsung ke lapangan,” ucap Camat Mantewe, Syafrudin, didampingi Kades Maju Mulyo, Sunarno.

Menurutnya, bertandang ke tempat kader keluarga binaan menjadi salah satu kriteria penilaian tim. Karena kriteria ini sangat penting dalam menentukan kemenangan.

Sambangi kader keluarga binaan untuk mengecek taman toga dan praktek pembuatan jamu serta akupresur.

“Kami melakukan persiapan sebelum penilaian. Dari sosialisasi, edukasi dan penyuluhan untuk mematangkan kesiapan menyambut kedatangan tim penilai,” lanjutnya.

Syafrudin menyebutkan, desa ini menjadi pusat bahan pengobatan tradisonal dengan memanfaatkan lahan pekarangan melalui tanaman hidup.

“Kecamatan Mantewe terus melakukan pembinaan, dan penyuluhan agar sentra taman toga ini terus dipertahankan,” sambungnya.

Mengecek asuhan mandiri taman obat keluarga di rumah kader keluarga binaan.

Sehingga masyarakat tak perlu harus jauh-jauh mendapatkan pengobatan tradisonal. Ia berharap desa ini menjadi pemicu agar desa lainnya juga mengikuti jejak serupa.

Ia optimis, Desa Maju Mulyo mampu menorehkan dalam ajang tingkat provinsi ini, karena memiliki kekhasan.

“Saya berharap Desa Maju Mulyo bisa menjadi wakil Kalimantan Selatan untuk perlombaan dilevel lebih tinggi, yakni tingkat nasional kedepannya,” harapnya.

Pengecekan pemeriksaan kesehatan di rumah kader keluarga binaan.

Dikatakannya, Desa Maju Mulyo dipilih mewakili kabupaten tanah bumbu setelah menjadi juara di tingkat kabupaten bersama Desa Mustika, Kecamatan Kuranji untuk 2021. Bedanya Desa Mustika masuk kategori desa maju.

Sementara Kepala Desa Maju Mulyo, Sunarno mengaku sebenarnya desa mereka sudah tidak termasuk lagi kategori desa tertinggal sejak 2019 lalu.

“Tapi kami tetap lanjutkan mengikuti penilaian dalam ajang ini, untuk membuat sejarah,” tegas Sunarno.

Kantor desa dan PKK Maju Mulyo Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu.

Melalui prestasi di ajang perlombaan ini pihaknya akan membuktikan desa mereka layak menjadi desa berkembang. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *