Menu

Mode Gelap

Advetorial · 24 Nov 2021

Angin Segar, Bappenas RI Dukung Pembangunan Bendungan Kusan

  • Bupati Tanah Bumbu dr Zairullah Azhar saat melakukan kunjungan kerja ke Bappenas RI di Jakarta.

Jakarta, lenterabanua.com – Direktur pengairan dan irigasi Bappenas Kementerian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, Abdul Malik Sadat Idris mengatakan, keinginan untuk bertani cukup tinggi di Tanah Bumbu. Sehingga, sangat memungkinkan untuk dibangun bendungan.

Salah satu bendungan yang dicanangkan bakal dibangun adalah bendungan Sungai Kusan.

Kebutuhan bendungan sangat mendesak. Pasalnya air menjadi kebutuhan mendasar dalam mengembangkan budidaya pertanian, termasuk di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Disisi lain, ancaman musibah banjir mengintai setiap tahun.

Tahun ini saja sebanyak 92 desa tergenang banjir di 12 Kecamatan, dan lebih 20 ribu jiwa diungsikan.

Pantauan langsung lenterabanua.com, angin segar itu diungkapkan Abdul Malik saat menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Bupati Tanah Bumbu, dr Zairullah Azhar di ruang rapat Bappenas RI Jakarta Barat, Rabu (24/11/2021).

BACA JUGA  Selebaran Fitnah Bertebaran, Ulama Kutuk Pelakunya

“Permasalahan banjir kebutuhan air bersih, maupun potensi irigasi di Tanah Bumbu ini sepertinya cukup prospek ya, memang harus segera ditangani,” katanya usai pertemuan.

Dia mendukung pembangunan bendungan Sungai Kusan, namun harus dirembugkan lebih lanjut bersama Kementerian PUPR.

Potensi sumber daya air di Kabupaten Tanah Bumbu ini, kata Abdul Malik cukup besar, akan tetapi di satu sisi memiliki daya rusak besar yang harus bisa ditangani.

“Ini untuk prosedur pembangunan bendungan ini, itu sudah ada regulasi nya, iya tadi di Kementerian PUPR, nanti kami akan berkoordinasi lebih lanjut,” janji Abdul Malik.

BACA JUGA  Serap Aspirasi, Bupati Rakor Bersama Kades se Kecamatan Mantewe

“Tentu ini kesiapan project ya masalah teknis tentu dibahas, karena membangun bendungan itu mulai sudah ada dialog dengan sertifikasi desain izin konstruksi, dan masalah lingkungan,” terangnya.

Abdul Malik mengakui bendungan Sungai Kusan sudah mengantongi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang lama. Namun harus tetap merumuskan rencana mitigasi kemungkinan masalah sosial, termasuk rencana pembebasan lahan.

“Bendungan Kusan membutuhkan anggaran yang cukup besar, (oleh karenanya) melihat persiapan dan mengurus diskresi, kita selalu coba siapkan apabila tanahnya clean and clear,” katanya.

Terpantau lenterabanua.com di Bappenas RI Jakarta, kunker ini dihadiri Sekda Tanah Bumbu, DR H Ambo Sakka bersama Kepala Bappeda Andi Anwar Sadat serta salah satu Anggota DPRD Kabupaten, H Hasanuddin. ***

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ingin Belajar Penanganan Covid-19, Datanglah ke Kabupaten Tanah Bumbu

29 November 2021 - 12:58

Zairullah: Peran Guru Mencetak Orang Sukses

29 November 2021 - 12:05

79 Santri LPPTKA BKPRMI Tanah Bumbu Diwisuda

27 November 2021 - 19:36

Pemkab Tanah Bumbu Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Puting Beliung

27 November 2021 - 15:35

Operasi Pasar Gas Elpiji 3 Kg Murah Bagi Masyarakat Bumi Bersujud

24 November 2021 - 14:26

2 Desa di Kecamatan Kuranji Harumkan Nama Tanah Bumbu di Tingkat Provinsi

23 November 2021 - 16:52

Trending di Advetorial