Tanah Bumbu – Petugas Pemadam Kebakaran saat ini tidak hanya bertugas memadamkan kobaran api saja, bahkan urusan kucing yang naik ke atas pohon hingga pagar rumah yang terkunci pun kini bisa diselesaikan dengan sigap oleh Tim Damkar.
Jargon atau tagar “Apa-apa Panggil Damkar” kini terbukti semakin menggema di tengah masyarakat.
Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Bumbu, Syaikul Ansyari, menyampaikan bahwa terhitung sejak bulan Januari hingga Juni ini, total sudah ada 308 kasus non-kebakaran dan kebakaran yang berhasil mereka tangani di lapangan.
Dari ratusan peristiwa tersebut, laporan gangguan hewan atau animal rescue ternyata mendominasi pergerakan petugas.
Tercatat ada 90 kasus penanganan animal rescue untuk penangkapan ular sanca yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.
Angka tersebut disusul dengan penanganan evakuasi ular kobra yang tak kalah berbahaya sebanyak 68 kasus, serta 58 tindakan evakuasi sarang tawon yang meresahkan warga.
Selain deretan penanganan reptil dan serangga tersebut, petugas juga sukses menyelesaikan aksi penyelamatan kucing yang terjebak diatas pohon, penangkapan biawak yang masuk ke pemukiman, hingga pelepasan borgol yang gak ada kuncinya.
Berbagai kasus unik dan darurat lainnya juga telah diselesaikan dengan tuntas oleh tim Damkar Tanah Bumbu.
Di luar tugas kedinasan yang menegangkan, markas Damkar Tanah Bumbu bahkan sempat menjadi tempat bernaung yang humanis bagi warga yang kesepian.
Syaikul menceritakan ada momen menyentuh di mana ada warga yang sedang ulang tahun, namun karena tidak memiliki keluarga, warga tersebut datang langsung ke kantor Damkar dan merayakan prosesi tiup lilin bersama para petugas.
“Bahkan ada yang ulang tahun, cuman tidak ada keluarganya, datang ke Damkar dan merayakan tiup lilin bersama,” kata Syaikul sambil mengingat kembali kejadian unik dan haru tersebut, Senin (29/6/2026) di kantornya.
Sementara itu, terkait data kasus kebakaran pemukiman sendiri, selama periode bulan Januari hingga Juni ini total ada 24 kejadian yang melanda wilayah Bumi Bersujud.
Secara rinci, ada empat kejadian kebakaran masing-masing di bulan Januari dan Februari, kemudian bulan Maret terjadi lonjakan dengan 7 kejadian, bulan April ada 6 kejadian, bulan Mei 3 kejadian, dan bulan Juni tercatat ada dua kejadian kebakaran pemukiman.
Selain rumah tinggal warga, tim Damkar juga disibukkan dengan penanganan kasus kebakaran yang menghanguskan fasilitas publik, tempat usaha, hingga sarana transportasi.
Kasus tersebut meliputi kebakaran bangunan kantor, toko atau kios dagang, kendaraan bermotor, kandang ayam milik peternak, dan gudang fasilitas umum lainnya.
“Jadi totalnya ada 38 kasus kebakaran di wilayah Tanah Bumbu,” ucap Syaikul menegaskan jumlah keseluruhan peristiwa kebakaran yang berhasil ditanggulangi oleh jajarannya sepanjang semester pertama tahun ini. [fik]
