Tanah Bumbu, lenterabanua.com – Sekda Tanbu Sambangi Warga Terdampak Tambang
DALAM rangka meredakan situasi terkait permasalahan masyarakat terdampak aktivitas pertambangan di Desa Satui Barat, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Sekretaris Daerah setempat DR Ambo Sakka menyambanginya para korban, Kamis (8/9/2022) siang.
Sebanyak 23 kepala keluarga terdampak aktivitas pertambangan batubara di desa itu menyambut kehadiran sekda ditenda pengungsian yang mereka bangun didepan rumah-rumah yang rusak.
Pertemuan disaksikan Ketua DPRD Tanah Bumbu H Supiansyah ZA, perwakilan unsur muspida, camat dan kades setempat.
Meski berlangsung alot, pertemuan menghasilkan kesepakatan Pemkab Tanah Bumbu membentuk tim kajian independen dalam penanganan sengketa dampak tambang antara masyarakat dengan pihak perusahaan. Yakni PT MJAB.

“Tim ini nantinya dibawah koordinasi pemerintah daerah dengan tugas menyelesaikan permasalahan tersebut,” ucap Sekda Ambo Sakka.
Kehadiran tim akan mencarikan solusi terbaik untuk kedua belah pihak. “Mereka akan bekerja untuk 15 hari kedepan,” tegasnya.
Terkait sikap pemkab atas keberadaan aktivitas tambang, pihaknya hanya sebatas menyampaikan rekomendasi kepada kementerian terkait, karena menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.
“Untuk aktivitas pertambangan menjadi kewenangan pusat. Pemda hanya sebatas rekomendasi. Kita tunggu keputusannya,” tukasnya.

Sementara Kepala Teknik Tambang (KTT) PT MJAB, Arifin Noor Ilmi, mengaku pihaknya bekerja berdasarkan acuan dan kajian lingkungan serta dengan perizinan yang lengkap.
“Keberadaan IUP PT MJAB yang saat ini beraktivitas dengan titik lokasi terjadinya kerusakan jalan dan pemukiman warga cukup juah yakni berkisar antara 200-250 meter,” jelasnya. [alh]
