Banjarmasin – Rangkaian Pemilihan Putra-Putri Pariwisata Kalimantan Selatan (Kalsel) 2026 kini masuk tahap preliminary.
Tahap ini, 36 finalis mendapat kesempatan menunjukkan bakat dan potensi mereka lewat ajang unjuk bakat yang digelar di kawasan Tugu Nol Kilometer, Banjarmasin, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, stakeholder Dinas Pariwisata Kalsel, serta para pendukung masing-masing finalis.
Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady, mengatakan sebelumnya para finalis sudah mengikuti karantina terbuka.
Setelah preliminary, rangkaian seleksi akan dilanjutkan dengan karantina tertutup dalam sesi wawancara mendalam atau deep interview.
“Alhamdulillah, hari ini rangkaian Pemilihan Putra-Putri Pariwisata Kalsel sudah masuk tahap preliminary. Preliminary ini merupakan ajang unjuk bakat. Sebelumnya ada karantina terbuka, kemudian hari ini preliminary, dan selanjutnya akan ada karantina tertutup atau deep interview,” ujar Iwan.
Di tahap preliminary ini, seluruh finalis tampil mengenakan pakaian tradisional (traditional costume). Penampilan tersebut menjadi bagian dari penilaian sekaligus cara untuk memperkenalkan kekayaan budaya Banua.
Lebih jauh, Iwan mengatakan pemilihan Tugu Nol Kilometer sebagai lokasi kegiatan juga menjadi daya tarik tersendiri.
Kawasan tersebut dilengkapi fasilitas ampiteater yang bisa menjadi ruang publik sekaligus sarana promosi pariwisata Kalsel.
“Alhamdulillah, Tugu Nol Kilometer yang di dalamnya terdapat ampiteater ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan lokasi tersebut kepada para finalis dan masyarakat yang menyaksikan. Ke depan, Tugu Nol Kilometer dan ampiteater ini direncanakan menjadi salah satu kawasan yang dikelola dan dikembangkan untuk mendukung kepariwisataan,” katanya.
Sementara itu, Putri Pariwisata Nusantara 2025, Raudah, memberikan apresiasi dan semangat kepada para finalis Putra-Putri Pariwisata Kalsel 2026.
Ia mengingatkan bahwa meraih gelar juara, mahkota, dan selempang membutuhkan perjuangan serta pengorbanan.
“Untuk para finalis Putra-Putri Pariwisata Kalimantan Selatan 2026, tetap semangat dan jaga kesehatan. Di tengah kesibukan karantina, tentunya ada rasa lelah. Menjadi pemenang dan mendapatkan mahkota bukanlah sesuatu yang mudah. Ada banyak perjuangan dan pengorbanan yang harus dilakukan,” ujarnya.
Raudah juga berpesan agar para finalis tetap berkontribusi setelah ajang pemilihan berakhir. Menurutnya, para finalis punya peran penting sebagai tourism advocate dari kabupaten/kota masing-masing di Kalsel.
“Selempang itu akan melekat selamanya dalam hidup kalian. Sebagai brand ambassador pariwisata, kalian tetap bisa mempromosikan dan menggaungkan pariwisata serta budaya Banua, terutama melalui media sosial karena sekarang sudah memasuki era digital,” pungkasnya. [jml|mc]













Leave a Reply