Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus bergerak melakukan perbaikan terhadap sejumlah ruas jalan yang rusak dan berlubang di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (2/7/2026).
Langkah ini diambil sebagai respons cepat pemerintah daerah dalam mengantisipasi sekaligus menghentikan risiko kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang yang selama ini kerap dikeluhkan oleh masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu titik perbaikan terlihat di Jalan 30, Kecamatan Simpang Empat, jalan yang sebelumnya memiliki beberapa titik lubang rawan kecelakaan tersebut kini sudah dipasangi tanda pengerjaan proyek perbaikan jalan.
Proses perbaikan dilakukan secara bertahap, para pekerja terlebih dahulu mengangkat lokasi titik jalan yang rusak, kemudian memberikan cor semen hingga kondisi jalan menjadi padat dan mengeras.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanah Bumbu, Ansyari Firdaus menyampaikan bahwa proyek pengerjaan ini tidak hanya berpusat di satu lokasi, melainkan menyasar ke berbagai titik jalan rusak lainnya.
“Kita sudah mendata jalan-jalan yang rusak, dan akan kita lakukan perbaikan berupa pengecoran,” kata Ansyari Firdaus, Kamis (2/7/2026).
Beberapa titik lain yang juga masuk dalam daftar perbaikan di antaranya adalah Jalan Kuranji, jalan Manggis, jalan BKW, Jalan Dharma Praja, dan ruas jalan lainnya.
Untuk menyukseskan proyek ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelontorkan anggaran yang cukup besar, yakni mencapai Rp28,4 miliar.
Dana besar tersebut dibagi menjadi dua peruntukan utama. Alokasi sebesar Rp25,5 miliar digunakan untuk perbaikan jalan di 12 kecamatan, sementara Rp2,9 miliar sisanya dikucurkan untuk perbaikan jalan kabupaten di wilayah perkotaan.
Pihak Dinas PUPR pun sudah menyiapkan rencana jangka panjang terkait peningkatan kualitas infrastruktur jalan ini untuk tahun berikutnya.
“Untuk tahun 2026 ini kita lakukan pengecoran dulu, lalu di 2027 kita lakukan pengaspalan,” pungkas Ansyari. [fik]
