Oknum Pejabat Pemkab Banjar Diduga Langgar Aturan Promosi Jabatan, LSM : Hukum !

Kabupaten Banjar, Lenterabanua.com – Ketua DPD Gantara Kalimantan Selatan, Heri Yanto menyayangkan polemik pasca pelantikan promosi dan mutasi jabatan esselon III dan IV Pemkab Banjar pada Rabu (29/9/2021).

Pasalnya, terang dia, ada oknum pejabat di BKDPSDM Pemkab Banjar yang sebelumnya dipromosikan menduduki jabatan III dipastikan melanggar aturan. Namun, dipelantikan tadi mendapat hukuman penurunan jabatan tetapi masih ditempatkan di bidang yang sama.

Bacaan Lainnya

“Lebih mengherankan lagi, jabatan esselon III yang ditinggalkan dikosongkan. Ini tentu jadi tanda tanya, apakah jabatan tersebut dikosongkan dengan tujuan dipersiapkan untuk dijabat kembali oleh oknum tersebut setelah mencukupi syarat yang sebelumnya kurang,” heran dia saat dimintai komentar melalui sambungan selular, Selasa (5/10/2021).

Dicurigai dia, penurunan jabatan oknum pejabat tersebut bukan sebagai bentuk hukuman, melainkan hanya untuk mencukupi syarat yang kurang dan setelah cukup kemudian dikembalikan menjabat disana.

“Oknum pejabat ini diduga saat promosi dari jabatan esselon IV ke esselon III masa kerja di esselon IV masih kurang. Namun, dipaksakan untuk tetap naik jabatan,” sebut dia.

Dikatakan dia, oknum tersebut pada saat promosi ke jabatan esselon III telah melanggar Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2017 serta nomor 17 tahun 2020 tentang managemen pegawai negeri sipil 54 ayat 1.

“Disebutkan, persyaratan untuk diangkat menjadi pejabat administrator memiliki pengalaman di jabatan pengawas selama 3 tahun,” beber dia.

Harusnya, sambung dia, dalam menjalani hukuman disiplin secara otomatis juga menunda kenaikan pangkat atau golongan minimal selama 1 tahun setelah ada LHP oknum tersebut dan pembatalan kenaikan pangkat dari BKN Regional VIII.

“Jangan sampai karena tidak diberikan hukuman kasus seperti ini tidak ada efek jera dan berpotensi terjadi lagi dikemudian hari,” tutup dia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *