Menu

Mode Gelap

Berita · 17 Nov 2021

KONI Banjar Buka Penjaringan Ketua, Berikut Syarat dan Jadwalnya


 KONI Banjar Buka Penjaringan Ketua, Berikut Syarat dan Jadwalnya Perbesar

Ketua Tim Penjaringan Ketum KONI Banjar 2021 – 2025, Raden Suyatman menerangkan seputar penjaringan dan penyaringan.

 

 

 

 

Martapura, Lenterabanua.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjar membuka penjaringan bakal calon Ketua KONI masa bakti 2021-2025. Selama 16 hari,  tanggal 18 November – 3 Desember 2021. Tiap bakal calon diminta mengambil formulir pada pukul 09.00 – 14.00 WITA ke Sekretariat KONI Banjar, Gedung Juang, Jalan A Yani Martapura.

Hal itu diungkap oleh Ketua Tim Penjaringan dan Tim Penyaringan Calon Ketua Umum KONI Kabupaten Banjar 2021-2025 Raden Suyatman, Rabu (17/11/2021) siang. KONI Banjar menunjuk 9 orang yang bertugas sebagai tim penjaringan yaitu Wakil Ketua I H Sofian AH (Cabor Golf), Wakil Ketua II, H Hasbi Salim (Cabor Muang Thai), Sekretaris Kun Nasrullah (KONI Banjar). Para anggota tim adalah Gusti Hazairin Noor (KONI Banjar), M Hasmi Wahyudi (Cabor Biliar), Nur Saadi (Cabor Anggar), Adi Muliadi (Cabor Senam), dan Sutarno (Cabor Sepak Takraw).

BACA JUGA  Paman Birin Bakal Dilantik di Istana, Ketua DPRD Kalsel Turut Hadir

Menurut Raden Suyatman, seluruh calon wajib mengikuti ketentuan syarat seperti pernah menjadi Pengurus Cabang Olahraga Anggota KONI. Atau pernah menjadi Pengurus KONI Kabupaten. Yang dibuktikan dengan SK kepengurusan.

“Tidak sedang atau dipastikan dalam waktu dekat memegang jabatan struktural yaitu jabatan yang menunjukkan tugas tanggung jawab, wewenang dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil dan Militer dalam rangka memimpin satuan organisasi Negara atau Pemerintahan antara lain jabatan eselon di departemen atau lembaga pemerintahan non departemen,” ujar Raden Suyatman.

BACA JUGA  Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2021 di Polres Tanah Bumbu

Syarat itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 pasal 40 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2007 pasal 56 Tentang Penyelenggaraan Keolahragaan.

Semua calon juga tidak sedang atau dipastikan dalam waktu dekat memegang jabatan publik seperti jabatan yang diperoleh melalui suatu proses pemilihan langsung oleh rakyat. Jabatan itu adalah Bupati, Wakil Bupati dan Anggota DPRD. Lagi-lagi, syarat ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 pasal 40 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional dan PP Nomor 16 Tahun 2007 pasal 55 Tentang Penyelenggaraan Keolahragaan.

“Syarat terakhir, mengantongi dukungan minimal 25 persen atau 9 Cabang olahraga,” kata Raden Suyatman lagi.

Artikel ini telah dibaca 167 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pertama di Kalsel…! Bumdes Sejahtera Mandikapau Timur Produksi Air Dalam Kemasan 

29 November 2021 - 09:10

Mandikapau Timur, Tipologi Desa Tanpa Kemiskinan dan Kelaparan

29 November 2021 - 08:56

Pesisir Tanah Bumbu Ketiban Bibit Kakap Putih dan Rumput Laut

28 November 2021 - 13:36

Kisruh Kadin Banjar, Edy Suryadi Digugat Rp12 Miliar

25 November 2021 - 17:25

Tim Renang Tanah Laut Latihan Bersama ke Kolam Antasari

25 November 2021 - 12:05

Percepat Pengisian Direksi PT BIM

25 November 2021 - 09:29

Trending di Berita