Kisruh Kadin Banjar, Edy Suryadi Digugat Rp12 Miliar

  • Supiansyah Darham

 

 

Bacaan Lainnya

 

Martapura, Lenterabanua.com – Perpecahan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kalimantan Selatan tak kunjung selesai. Organisasi ini terbelah jadi 2 kubu. Kali ini, Ketua Kadin HM Rofiqi melayangkan gugatan kepada seterunya, Edy Suryadi sebesar Rp12 miliar.

Gugatan ini sudah terdaftar pada Rabu (24/11/2021) lalu di Pengadilan Negeri Banjarmasin dengan nomor register 117/Pdt.G/2021/PN Bjm. Supiansyah Darham, Kuasa hukum penggugat HM Rofiqi menjelaskan, tergugat adalah Edy Suryadi dan turut tergugat Rinjani Wahnan.

“Panjar gugatan sudah kami bayar, tinggal menunggu sidang perdana,” ujar Supiansyah Darham, Kamis (25/11/2021) petang.

Gugatan ini buntut dari kisruh pemecatan Ketum Kadin Kalsel. Kala itu Edy Suryadi memecat sejumlah pengurus daerah Kadin Kalsel, salah satunya HM Rofiqi.

Rinjani adalah orang yang terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Kadin Banjar menggantikan Rofiqi yang dipecat Edy Suryadi. Dihelat dalam Muskab ke VII Kadin Banjar, 24 Juni 2021 di Hotel Tree Park Banjarmasin.

Kedua tergugat dituduhkan telah melawan hukum lantaran melakukan pemecatan dan menggelar Muskab tak sesuai prosedur dan cacat hukum.

Hasil Muskab tanggal 24 Juni 2021 bertentangan dengan Pasal 26 ayat 3 AD/ART Kadin. Menimbulkan kerugian materil dan immateril bagi penggugat HM Rofiqi.

Maka sudah sepatutnya tergugat dinyatakan melakukan perbuatan melawan hukum.

Menurut Supiansyah, Rofiqi masih sah selaku Ketua Kadin Banjar periode 2019-2024 sesuai SK nomor 17/SK/DP/KDKS/X/2019 tertanggal 24 Oktober 2019.

Dirinya menyiapkan 12 petitum gugatan. Di antaranya, meminta Hakim PN Banjarmasin membatalkan surat pemecatan Edy Suryadi terhadap Rofiqi. Termasuk membatalkan SK Ketua Kadin Banjar Rinjani Wahnan.

“Rp2 miliar kerugian materil dan Rp10 miliar kerugian immateril yang diderita klien saya,” pungkas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *