Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 24 Nov 2021

Kualitas Keluarga Warga Bawahan Seberang Membaik Sejak Dibina Dinas P2KBP3A Banjar


 Kualitas Keluarga Warga Bawahan Seberang Membaik Sejak Dibina Dinas P2KBP3A Banjar Perbesar

TPK2D Provinsi Kalsel Nilai Kualitas Keluarga Desa Bawahan Seberang

 

 

– Bawahan Seberang Bebas Stunting dan Anak Putus Sekolah

Martapura, Lenterabanua.com – Desa Bawahan Seberang Kecamatan Mataraman bisa jadi contoh untuk desa lain di Kabupaten Banjar. Desa ini jadi wakil Kabupaten Banjar mengikuti penilaian Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) Provinsi Kalsel.

Bawahan Seberang masuk radar dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalsel bidang kualitas keluarga. Bayangkan saja, total 572 jiwa atau 195 kepala keluarga hanya sekali terjadi pernikahan bawah umur.

Bahkan tidak ditemukan anak desa putus sekolah serta aman dari stunting. Indikator tersebut terpantau sejak 2017-2021.

Data tersebut terungkap ketika Bawahan Seberang dikunjungi oleh tim penilai TPK2D Kalsel, Rabu (24/11/2021) siang. Tim dipimpin oleh Ir Titik Haryanti, Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalsel.

BACA JUGA  Pastikan Kondisi Infrastruktur, DPRD Kalsel Tinjau Proyek di Tabalong

“Semua indikator penilaian memenuhi syarat. Namun masih perlu penajaman dari tindak lanjut indikator pemenuhan hak anak. Masukan kami harus dibentuk forum anak,” kata Titik Haryanti.

Forum Anak sejatinya bagian dari usaha melibatkan masyarakat. Mereka yang aktif mendukung tugas fungsi Dinas Perlindungan Anak sehingga anak lebih terarah. Forum Anak juga mewakili anak menyuarakan apa saja keperluannya sebagai pelopor.

“Bawahan Seberang desa ke-12 dari 13 Kabupaten dan kota se Kalsel yang sudah kami kunjungi. Desa pemenang akan kami umumkan pekan depan dan hadiah diserahkan tepat perayaan Hari Ibu 22 Desember 2021,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Dinas P2KBP3A Banjar, Hj Siti Hamidah menjelaskan, sejak awal tahun sudah dibentuk TP2D Banjar untuk membina warga. Ada 24 indikator dengan 5 komponen yang menjadi penilaian TPK2D Kalsel.

Mulai pencegahan perkawinan anak bawah umur, pemenuhan hak anak atas ASI ekslusif, mendekatkan ibu pada pelayanan kesehatan.

BACA JUGA  Pemberlakuan PPKM, Legislator Kalsel Tinjau Perbatasan di Tabalong

Kemudian meningkatkan ketahanan keluarga yang terdiri dari 5 komponen, dan dukungan instansi pemerintah terkait dalam peningkatan kualitas keluarga. Jadi didukung semua pihak dari kabupaten hingga desa.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra H Masruri menyatakan, pembinaan warga Desa Bawahan Seberang sudah lama berjalan. Jauh sebelum ada kabar  penilaian peningkatan kualitas keluarga.

“Justru, penilaian ini menambah motivasi serta memacu Desa Bawahan Seberang menjadi lebih baik. Juga jadi contoh desa lain untuk meniru semangat Bawahan Seberang,” ungkap Masruri.

Seremoni penilaian sendiri dimulai dari  kantor kepala Desa Bawahan Seberang. Juga diisi serangkaian acara sosialisasi. Dilanjutkan peninjauan rumah warga, fasilitas pelayanan, dan taman kebun ketahanan pangan yang dikelola PKK desa setempat.

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Partai Gelora Kalsel Bertekad Hijaukan Lingkungan, Birukan Langit

29 November 2021 - 16:42

Pertama di Kalsel…! Bumdes Sejahtera Mandikapau Timur Produksi Air Dalam Kemasan 

29 November 2021 - 09:10

Mandikapau Timur, Tipologi Desa Tanpa Kemiskinan dan Kelaparan

29 November 2021 - 08:56

Dukung Revolusi Hijau, Danrem 101/Antasari Ajak Insan Pers Kalsel

28 November 2021 - 12:19

Percepat Pengisian Direksi PT BIM

25 November 2021 - 09:29

Sah 27 SOPD, DPRD Banjar Setujui Perubahan Perda 13/2016

24 November 2021 - 12:48

Trending di Hukum