Menu

Mode Gelap

Berita · 17 Nov 2021

13 Anggota Banmus Mangkir Rapat


 13 Anggota Banmus Mangkir Rapat Perbesar

  • Wakil Ketua DPRD Banjar H Rizanie Anshari menanggapi batalnya Rapat Banmus untuk menyusun jadwal kegiatan selama Bulan Desember 2021 akan datang.

 

 

 

Martapura, Lenterabanua.com – Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Banjar gagal menggelar rapat. Alhasil, rapat banmus pun ditunda sehari. Padahal rapat itu untuk menyusun jadwal kegiatan DPRD Kabupaten Banjar pada bulan Desember 2021.

Sebanyak 13 anggota Banmus mangkir dari agenda rapat. Politisi yang mangkir berasal dari Gerindra, PDIP dan PKS. Dari 22 absensi daftar hadir, yang menandatangani kehadiran hanya 9 orang.

Masing-masing 2 orang dari Golkar, Nasdem dan Demokrat, sisanya dari Hanura, PPP dan PKB. Masing-masing 1 orang. Sedangkan peserta rapat dari perwakilan eksekutif sudah datang lebih awal.

Wakil Ketua DPRD H Rizanie Anshari saat dikonfirmasi membenarkan kegagalan rapat Banmus akibat tidak kuorum.

BACA JUGA  Komisaris PT Nusantara Batulicin Diganti

Tidak ada yang mengetahui dalih anggota Banmus enggan hadir. Yang pasti penyusunan jadwal untuk bulan Desember 2021 ikut terhambat.

“Kita jadwal ulang besok, Kamis, 18 November 2021 sekitar jam 10-an.Jam. Bila kembali terulang tidak kuorum, maka BK kami minta untuk melayangkan surat kepada masing-masing fraksi,”  kata Riza.

Anggota DPRD lainnya, Saidan Pahmi ketika diminta komentarnya melalui sambungan telepon soal rapat banmus yang biasanya selalu lancar dan kuorum juga prihatin.

“Saya khawatir jadi stigma negatif terhadap kinerja kami DPRD Banjar periode ini, selain target penyelesaian perda yang masih rendah, semangat kerja juga sangat menurun,” tukasnya.

Disinggung motif yang mengakibatkan rapat banmus berkaitan upaya penjegalan pergantian komposisi fraksi Golkar, Saidan  tidak bisa memastikan dengan tegas. Semua pihak boleh berasumsi apakah karena ada upaya dari partai tertentu yang ingin menjegal atau mempermainkan partai Golkar?

BACA JUGA  Ditengah Keramba, Bang Dhin Didoakan Warga Binawara Pimpin Daerah

Saat diminta komentarnya soal keabsahan dari kisruh partai Golkar, Saidan menolak untuk memberikan pendapat. Pasalnya, dirinya tidak punya kapasitas menanggapi urusan rumah tangga partai lainnya.

“Hanya bisa memberikan pendapat yang ada kaitannya dengan institusi DPRD. Kalau ada wacana atau usulan perombakan internal fraksi, itu hak masing-masing fraksi,” sambungnya.

Ia menambahkan, sebagai anggota fraksi lainnya, sangat menghormati dan tidak berupaya menghalang-halangi urusan internal fraksi masing-masing. Sepanjang tidak ada perintah resmi dari institusi penegak hukum seperti pengadilan atau kepolisian untuk tidak memproses permintaan internal fraksi ke DPRD.

 

Artikel ini telah dibaca 244 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

2022, DPRD Kalsel Ditetapkan 23 Raperda Masuk Propemperda

29 November 2021 - 16:47

DPRD Provinsi Minta Peranan DPR RI Dapil Kalsel Perjuangkan Kewenangan Daerah

29 November 2021 - 15:17

Pertama di Kalsel…! Bumdes Sejahtera Mandikapau Timur Produksi Air Dalam Kemasan 

29 November 2021 - 09:10

Mandikapau Timur, Tipologi Desa Tanpa Kemiskinan dan Kelaparan

29 November 2021 - 08:56

Pesisir Tanah Bumbu Ketiban Bibit Kakap Putih dan Rumput Laut

28 November 2021 - 13:36

Kisruh Kadin Banjar, Edy Suryadi Digugat Rp12 Miliar

25 November 2021 - 17:25

Trending di Berita